Berita DeputiDeputi 3

Liburan Akhir Tahun ke Tanjung Lesung hanya 2,5 jam dari Jakarta

Dibaca: 34 Oleh Sabtu, 20 Maret 2021Maret 22nd, 2021Tidak ada komentar
Liburan Akhir Tahun ke Tanjung Lesung hanya 2,5 jam dari Jakarta
#Maritim #Kemaritiman #PorosMaritimDunia #SahabatMaritim 

SIARAN PERS
No.SP-180/HUM/ROKOM/SET.MARVES/III/2021

Marves – Jakarta, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi melalui Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi, Asisten Deputi Infrastruktur Dasar, Perkotaan, dan Sumber Daya Air (Asdep IDPSDA) Rahman Hidayat meninjau progres pembangunan Jalan Tol Serang-Panimbang pada Jumat (19-03-2021). Kunjungan kerja Tim Asdep IDPSDA ini didampingi oleh pihak Badan Pengatur Jalan Tol, Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Provinsi Banten, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Ruas Jalan Tol Serang–Panimbang dan PT Wijaya Karya Serang-Panimbang.

”Kami ingin melihat langsung progres pembangunan dan mendiskusikan solusi dari berbagai persoalan yang ada. Kami juga ingin ada langkah percepatan untuk memastikan jalan tol dapat segera berfungsi untuk memperlancar konektivitas dan menopang ekonomi masyarakat, sekaligus membantu pemulihan ekonomi nasional,” ungkapnya. Jalan Tol Serang-Panimbang termasuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 109 Tahun 2020.

Jalan tol ini terletak cukup strategis karena melintasi tiga kabupaten, yakni Serang, Lebak, dan Pandeglang. Nantinya, tol ini juga akan tersambung dengan Tol Jakarta–Merak. Tol tersebut bukan hanya sebagai penghubung menuju kawasan pariwisata di sekitar wilayah Banten, seperti Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Tanjung Lesung dan Taman Nasional Ujung Kulon, tetapi juga akan memperlancar konektivitas perekonomian masyarakat di wilayah Banten dan sekitarnya.

Baca juga:  Dukung Percepatan Infrastruktur KSPN Borobudur, Kemenko Marves Gelar Focus Group Discussion  

Ruas Jalan Tol Serang-Panimbang sepanjang 83,677 kilometer terbagi menjadi tiga seksi, yakni Seksi 1 ruas Serang-Rangkasbitung (26,50 kilometer), Seksi 2 ruas Rangkasbitung-Cileles (24,17 kilometer), dan Seksi 3 ruas Cileles-Panimbang (33 kilometer). Pembangunan tol telah dikerjakan menggunakan skema kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU) dengan nilai investasi sebesar Rp5,33 triliun. Seksi 1 dan seksi 2 dikerjakan oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT), sedangkan seksi 3 dikerjakan oleh pemerintah.

Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui konsorsium Jalan Tol Seksi 1 Serang-Rangkasbitung memastikan bahwa Seksi 1 dapat beroperasi di akhir yahun 2021 sehingga waktu tempuh yang dibutuhkan menuju daerah wisata Tanjung Lesung dan sekitarnya dapat ditempuh hanya 2,5 jam dari Jakarta.

Direktur Utama PT Wjaya Karya Serang-Panimbang Mulyana juga memastikan bahwa pembangunan tol seksi 1 berjalan lancar. “Secara prinsip, pembangunan seksi 1 Serang-Rangkasbitung berjalan dengan baik. Capaian konstruksi hampir mencapai 100 persen dan Insya Allah saat lebaran 2021 sudah dapat digunakan,” beber Mulyana.

Kepala BPJN Provinsi Banten Wida Nurfaida menyatakan apabila seksi 1 sudah dapat beroperasional, ia yakin bahwa jalan arteri penghubung kondisinya juga mendukung. “Kondisi jalan nasional sangat baik, Insya Allah perjalanannya lancar. Kami mohon dukungan untuk penyelesaian tahap berikutnya, khususnya terkait seksi 3,” ungkap Wida.

Baca juga:  Plt Deputi Deputi bidang Pengelolaan Lingkungan dan Kehutanan mewakili Menko Marves Luhut menghadiri Welcome Dinner High Level Meeting On Green Investment Blueprint for Papua and West Papua

Sementara itu, PPK Ruas Jalan Tol Serang–Panimbang Temmy Saputra menjelaskan bahwa konstruksi jalan tol seksi 2 ruas Rangkas Bitung-Cilele direncanakan akan mulai dikerjakan pada April 2021, sedangkan target siap operasional seksi 2 dan seksi 3 ruas Cileles-Panimbang ditargetkan selesai pada semester dua tahun 2023.

“Semoga kehadiran Tol Serang-Panimbang nantinya dapat mendukung pengembangan ekonomi di Indonesia, khususnya di wilayah Banten Tengah, Banten Selatan, dan Banten Utara yang secara geografis berdekatan dengan Jakarta,” harap Asdep Rahman.

Biro Komunikasi
Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi RI

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel