Maritim - Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman RI

Mahasiswa Ujung Tombak Poros Maritim Dunia

IMG-20180209-WA0183

Maritim – Sleman, Kehadiran Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Jendral TNI (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan memberikan kuliah umum di Universitas Pembangunan Nasional (UPN) “Veteran” Yogyakarta, Jumat (9/2) merupakan momentum penting bagi dunia pendidikan tinggi untuk memahami orientasi dan kebijakan pemerintah dalam pengelolaan sumber daya maritim secara akuntabel. Selain itu, kesempatan ini sangat berharga untuk membuka cakrawala dan barangkali merubah perspektif mahasiswa dalam melihat Indonesia sebagai salah satu kekuatan maritim terpenting di dunia.Kuliah umum ini merupakan kelanjutan dari kerja sama yang telah berlangsung antara Pusat Studi Pertahanan dan Keamanan (PUSHANKAM) UPN “Veteran” Yogyakarta dengan Kantor Kementerian Koordinator bidang Kemaritiman RI, melalui Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Alam dan Jasa Kemenko bidang Kemaritiman RI.

Rektor UPN “Veteran” Yogyakarta Ir.Sari Bahagiarti dalam sambutannya mengatakan, “Kerja sama ini juga telah menghasilkan 4 buku yakni buku: Kembali ke Laut, Industri dan Jasa Maritim dalam Visi Poros Maritim Dunia (2016), Melancong Ke Laut: Tata Kelola Pariwisata Maritim Indonesia, Membangun dari Laut, Industri dan Jasa Maritim Indonesia, dan Mengamankan Laut: Tata Ruang dan Keamanan Maritim (2017)”.
Visi dan misi pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla menjadikan Indonesia sebagai “Poros Maritim” dunia merupakan komitmen untuk mewujudkan potensi Indonesia sebagai negara kepulauan bagi sebesar-besarnya kemakmuran bangsa dan rakyat berbasis pada ekonomi kelautan, budaya maritim dan pertahanan-keamanan maritim. Kekayaan sumber daya alam dan jasa-jasa lingkungan kelautan tersebut meliputi sektor ekonomi kelautan meliputi sektor perikanan tangkap dan perikanan budidaya, industri pengolahan hasil perikanan dan bioteknologi kelautan, pertambangan dan energi (ESDM), pariwisata bahari,  perhubungan laut, dan industri dan jasa maritim.  Diperkirakan total nilai ekonomi dari sektor ekonomi kelautan itu sekitar 1,2 triliun dolar AS per tahun dan dapat menyediakan lapangan kerja sedikitnya untuk 40 juta orang. Namun sampai saat ini baru sekitar 22 persen dari total potensinya yang telah dimanfaatkan. Idealnya Indonesia mampu memanfaatkan keunggulan ini untuk menjadi pemain utama dalam ekonomi maritim di masa depan. Meski demikian, keunggulan geo-politik dan geo-strategi ini belum secara optimal dapat dimanfaatkan untuk mencapai kepentingan nasional di bidang ekonomi.
Setelah sekian lama diabaikan kebijakan poros maritim dunia diharapkan mampu menjadi momentum kebangkitan ekonomi maritim Indonesia di masa depan. Sektor industri dan jasa maritim merupakan sumber nilai tambah yang sangat besar bagi perekonomian berbasis maritim. Deputi Bidang Sumber Daya Alam dan Jasa Kemenkomaritim Agung Kuswandono menyampaikan bahwa mahasiswalah yang kelak menjadi ujung tombak mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia, “Mahasiswa kita perlu dibekali pemahaman yang benar mengenai kondisi Indonesia saat ini yang sudah lebih baik dari sebelumnya.”
Ir.Sari Bahagiarti mengakhiri sambutannya “Kita berharap jiwa kemaritiman sudah semestinya hadir dalam alam pikiran masyarakat, terutama para mahasiswa calon penerus bangsa. Semoga Kuliah umum ini menjadi awal untuk membumikan kebijakan Poros Maritim Dunia untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.” ***
POS TERKAIT
Filter by
Post Page
Berita Deputi Siaran Pers Foto Narasi Tunggal
Sort by
Peresmian PLTB Sidrap Kian Dekat
2018-02-21 21:18
Biro Informasi dan Hukum

1

Pelantikan Eselon III.a dan IV.a pada Kemenko Maritim
2018-02-21 14:47
Biro Informasi dan Hukum

1

Menko Luhut Rapat KCIC di Kantor Maritim
2018-02-20 15:55
Biro Informasi dan Hukum

1

Era Baru Pengelolaan Migas Indonesia
2018-02-20 11:36
Biro Informasi dan Hukum

1

Menko Luhut Rakor Maritime Surveilance Sistem Bakamla RI
2018-02-19 12:46
Biro Informasi dan Hukum

1

Menko Luhut Pimpin Rakor Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandeh
2018-02-15 15:43
Biro Informasi dan Hukum

1

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

Mahasiswa Ujung Tombak Poros Maritim Dunia