FotoBerita DeputiDeputi 3

Masuk Dalam Kluster Fokus Pengembangan Wilayah, Kemenko Marves Koordinasikan Sinergi Pembangunan Kota Pasuruan

Dibaca: 29 Oleh Rabu, 14 April 2021Tidak ada komentar
Masuk Dalam Kluster Fokus Pengembangan Wilayah, Kemenko Marves Koordinasikan Sinergi Pembangunan Kota Pasuruan
#Maritim #Kemaritiman #PorosMaritimDunia #SahabatMaritim 

SIARAN PERS
No.SP-250/HUM/ROKOM/SET.MARVES/IV/2021

Marves – Jakarta, Kota Pasuruan adalah salah satu kota di Jawa Timur yang masuk dalam klaster fokus pengembangan, serta pusat pertumbuhan dan infrastruktur utama Bromo-Tengger-Semeru (BTS) sesuai Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 80 Tahun 2019 tentang Pengembangan Wilayah Jawa Timur.

Oleh karena itu, dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Revitalisasi Pelabuhan Pasuruan yang digelar di Pendopo Rumah Dinas Walikota Pasuruan, Jawa Timur pada Senin (12-04-2021), Sekretaris Deputi (Sesdep) Infrastruktur dan Transportasi Kemenko Marves Lukijanto menyampaikan peran dan fungsi Kemenko Marves dalam melakukan sinkronisasi, koordinasi, dan pengendalian. Ia pun mengutarakan dukungannya untuk pembangunan infrastruktur di Kota Pasuruan, mengacu pada konsep pengembangan Kawasan Peraturan Presiden Nomor 80 Tahun 2019.

“Mari bersama-sama bersinergi melihat peluang pengembangan daerah Kota Pasuruan, selaras dengan Perpres soal pengembangan kawasan Jatim,” ungkap Sesdep Lukijanto.

Menyambung, Walikota Pasuruan Saifullah Yusuf sebagai tuan rumah menyatakan bahwa pertumbuhan Jawa Timur yang bertumpu pada optimalisasi kawasan dan infrastruktur.

Baca juga:  Menko Luhut Membuka Lokakarya Penataan Sungai Citarum di Bandung

Salah satu pembangunan infrastruktur yang diutarakan oleh Walikota Saifullah adalah revitalisasi Pelabuhan Pasuruan dan pembangunan fasilitas sisi darat. “Usulan ini diajukan mengingat pelabuhan sering digunakan masyarakat untuk kebutuhan transportasi barang dan kapal nelayan,” ungkapnya. Sebagai informasi, pelabuhan ini dikelola oleh PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) 3.

Rakor juga turut dihadiri oleh Wakil Walikota Pasuruan Adi Wibowo dan organisasi pemerintah daerah (OPD) Kota Pasuruan dan Kepala Dinas Perhubungan Kota Pasuruan. Kedua pihak menginformasikan bahwa beberapa tahun lalu telah dilakukan upaya untuk menaikkan kelas Pelabuhan Pasuruan dari pengumpan regional menjadi pelabuhan pengumpul melalui Rencana Induk Pelabuhan Nasional (RIPN). Meskipun begitu, sampai saat ini status pelabuhan belum berubah.

Menyadari diperlukan penyelesaian untuk mengatasi kendala tersebut, Walikota Saifullah memohon dukungan dari pemerintah pusat. Sesdep Lukijanto pun menanggapinya dengan menyampaikan bahwa pemerintah melalui Kemenko Marves mendukung secara penuh pembangunan infrastruktur di Kota Pasuruan, termasuk terkait Pelabuhan Pasuruan dan akan berupaya untuk mengoordinasikannya dengan kementerian/lembaga terkait.

Biro Komunikasi
Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi RI

Baca juga:  Menko Marves Meeting dengan Dubes Ethiopia Admasu Tsegaye

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel