Berita DeputiDeputi 1

Masuki Tahap Konstruksi Sipil, Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi Tinjau PSEL/PLTSa di TPA Putri Cempo Surakarta

Dibaca: 5 Oleh Kamis, 29 April 2021Mei 3rd, 2021Tidak ada komentar
Konsep Otomatis
#Maritim #Kemaritiman #PorosMaritimDunia #SahabatMaritim 

SIARAN PERS
No.SP-292/HUM/ROKOM/SET.MARVES/IV/2021

Marves-Surakarta, Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi, Kementerian Koordinasi Bidang Kemaritiman dan Investasi, Basilio Dias Araujo melakukan monitoring perkembangan proyek Pengolah Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) / Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) di TPA Putri Cempo Surakarta, Jawa Tengah pada hari Kamis (29/04/2021). Kunjungan ini dilakukan sehubungan dengan pengembangan PSEL/PLTSa yang telah memasuki tahap konstruksi sipil.

Untuk diketahui, PSEL merupakan upaya pemerintah untuk mengurangi volume sampah secara signifikan sekaligus mengolah sampah menjadi energi listrik melalui teknologi yang ramah lingkungan dan teruji. Dari 12 Kota yang merupakan sasaran Proyek Strategis Nasional (PSN) PSEL, Surakarta merupakan kota tercepat kedua dalam proses realisasi Proyek PSEL ini setelah Kota Surabaya.

“Kami berharap Pemerintah Kota Surakarta dapat segera menyelesaikan proyek ini sesuai timeline yang telah ditentukan,” ungkap Deputi Basilio dalam kunjungannya.

Menurut Kepala Dinas (Kadis) Lingkungan Hidup Kota Surakarta, Gatot Sutanto, saat ini kondisi TPA Putri Cempo sudah overload untuk menampung sampah, hal ini dikarenakan TPA Putri Cempo tidak hanya menampung sampah dari daerah Surakarta saja, melainkan juga daerah lain di sekitarnya. Untuk itu, pemerintah terus menggencarkan percepatan penyelesaian proses PSEL TPA Putri Cempo Surakarta yang saat ini sidah memasuki tahap konstruksi sipil.

Baca juga:  Implementasikan Reformasi Birokrasi, Biro Hukum Susun Permenko Pedoman SOP

“Saat ini, konstruksi sudah dalam tahap pembangunan pondasi. Secara persentase, progres pembangunannya sudah mencapai 29,77 persen di bulan Maret 2021 kemarin, dan direncanakan akan selesai pada Desember 2021 sehingga dapat mulai beroperasi pada 2022,” ungkap Kadis Gatot. PT. Solo Citra Metro Plasma Power (SCMPP) selaku Badan Usaha Pengembang PSEL Surakarta 5 MW ini mengalami kendala dalam pembangunannya akibat adanya Covid-19 yang harus menerapkan Protokol Kesehatan dalam proses pembangunannya, termasuk ujicoba satu unit gasifier di India yang dijadwalkan pada April 2021 yang tertunda disaksikan oleh PT.SCMPP.

Diproyeksikan bahwa deposit sampah yang terdapat di TPA Putri Cempo mampu mensuplai bahan bakar PSEL Kota Surakarta selama 10 tahun ke depan. Setelai suplai selama 10 tahun habis, maka diperlukan deposit sampah dari kota lainnya untuk dapat mencukupi kebutuhan bahan bakar.

“Saya harap, ke depannya Pemerintah Kota Surakarta dapat bekerja sama juga dengan Pemerintah Daerah sekitarnya dalam hal pengurangan sampah di daerah, agar sekaligus dapat mengembangkan dan memanfaatkan sumber energi dari PSEL Kota Surakarta,” pungkas Deputi Basilio.

Baca juga:  Kemenko Marves Fokuskan 3 Lokasi di Kabupaten Sumbawa Sebagai Lahan Ekstensifikasi Pergaraman

Pada kunjungan kali ini, Deputi Basilio turut ditemani oleh Asisten Deputi Energi Ridha Yasser, Asisten Deputi Hukum dan Perjanjian Maritim Radian Nurcahyo, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Surakarta Gatot Sutanto, serta perwakilan anggota konsorsium Badan Usaha Pengembang – PT. Rinjani Cipta Aryakarya.

Biro Komunikasi
Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel