Maritim - Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman RI

Melalui Diklatsar, CPNS Kemenko Maritim Diharapkan Tumbuh Menjadi Agen Perubahan

5

Maritim – Jakarta, Sebanyak 39 orang peserta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) mengikuti pelatihan program pendidikan dan latihan dasar (Diklatsar) sejak Rabu (25-April-2018) di Badan Diklat Kementerian Pertahanan, Salemba, Jakarta Pusat.  Sesmenko Bidang Kemaritiman Agus Purwoto menyampaikan perasaan bangganya kepada para calon ASN tersebut ketika dirinya diberi kesempatan memberikan arahan sekaligus pembekalan acara pembukaan Diklatsar. “Saya bangga karena kalian semua hadir disini, lengkap sama seperti yang saya berangkatkan,” ucap Sesmenko Agus saat membuka acara.

Meski demikian, satu hal yang disayangkan oleh Sesmenko Agus yakni adanya satu orang CPNS yang memilih mengundurkan diri sebelum Diklat karena alasan pribadi. “Satu orang rekan kalian memilih jalur sendiri, maka akhirnya saya harus berani ambil resiko untuk mengambil keputusan sebelum nantinya merugikan dari semua pihak termasuk yang bersangkutan. Mengapa demikian? Disini (Kemenhan – red) ada tulisan “Diklat sama dengan artinya kalau ragu-ragu lebih baik kembali” maksudnya adalah sampai ditengah jalan apapun kalau kita tidak yakin lebih baik kita kembali ke jalan yang kita telusuri sebelumnya.” Jelasnya

Sesmenko Agus menambahkan, bahwa Diklatsar sendiri tidak jauh berbeda dengan fenomena dunia pendidikan pada umumnya “Ini sama saja dengan kalian saat meniti karier melalui pendidikan, mungkin disini ada yang pernah mengalami kejadian ketika sudah satu semester di universitas kalian merasa galau lalu kemudian mencoba lagi dengan prodi yang lain dan ternyata kalian bersaing dengan yang lebih muda, dan hal itu tidak lebih baik dan tidak lebih menguntungkan. Kenapa? Karena pasti bersaing dengan yang lebih muda ada resikonya. Resiko keberanian mengambil keputusan, resiko usia, resiko kapabilitas dan bekal, yang lebih muda pasti memiliki bekal yang lebih fresh.” Lanjutnya

Pada saat pembekalan, Sesmenko Agus memberikan pemaparan lengkap mengenai muatan teknis substansi lembaga negara terutama mengenai peran kementerian koordinator bidang kemaritiman.  Sesmenko Agus mengatakan bahwa Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman Republik Indonesia adalah kementerian yang membidangi penyelenggaraan koordinasi, sinkronisasi dan pengendalian urusan Kementerian dalam penyelenggaraan pemerintahan di bidang kemaritiman. “Sedangkan didalamnya ada apa? Ada ESDM, KKP, KEMENHUB dan Kemenpar ada tambahan dalam Inpres No. 7/2017 itu termasuk kementerian lembaga lainnya dalam substansi tertentu.” Terang Sesmenko Agus didepan para CPNS.

Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 10 Tahun 2015, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman mengoordinasikan: Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral; Kementerian Perhubungan; Kementerian Kelautan dan Perikanan; dan Kementerian Pariwisata. Masih tercantum dalam peraturan yang sama, Kemenko Bidang Kemaritiman terdiri atas: Sekretariat Kementerian Koordinator; Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim; Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Alam dan Jasa; Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur; Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Manusia, Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, dan Budaya Maritim; Staf Ahli Bidang Hukum Laut; Staf Ahli Bidang Sosio-Antropologi Maritim; Staf Ahli Bidang Ekonomi Maritim; dan Staf Ahli Bidang Manajemen Konektivitas.

Sistem recruit para CPNS di Kemenko Maritim sendiri bukan merupakan hal yang mudah. Selain harus memenuhi syarat rekruitmen sesuai aturan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi serta Badan Kepegawaian Negara, rekrutmen CPNS juga memberikan kebijakan afirmatif seperti akses khusus bagi  yang lulus dengan nilai cum laude,  memberi kesempatan lebih luas  bagi lulusan yang berasal dari Papua dan  disabilitas.

Menuju Generasi 4.0

Sesmenko Agus juga kembali mengingatkan kepada para CPNS Kemenko Maritim tentang arahan Presiden Joko Widodo pada saat presidential lecture di Gelora Bung Karno yang menginginkan generasi 4.0 dimasa mendatang menguasai tiga aspek yaitu teknologi, bahasa dan bijak bermedia sosial. “Untuk mencapai hal tersebut perlu dukungan IPTEK dan SDM yang memadai dan ini bagian dari generasi 4.0 tadi. Ternyata lima pilar yang diinginkan nanti untuk menuju poros maritim dunia semuanya harus punya background dukungan IPTEK dan SDM yang memadai,” urainya.

Tidak hanya itu, kepentingan nasional  juga wajib ditanamkan kepada para CPNS untuk meningkatkan peringkat Indonesia pada daya saing global. “Pak Luhut mengeluarkan kebijakan untuk meningkatkan peringkat Indonesia pada daya saing global. Pertama adalah National Interest (kepentingan nasional) maka kalian semua harus meninggalkan segala macam atribut, baik itu atribut sektoral, kepentingan golongannya, nah ini dinamakan national interest. Kedua, prosedur perizinan semua dimudahkan dan disini kalian semua harus memahami fungsi hospitality (pelayanan).”

Peran Wanita Dalam Berorganisasi

Selain memaparkan peran dan fungsi Kemenko Maritim, Sesmenko Agus juga menerima masukan dari peserta. Salah seorang CPNS wanita, Uning Soemarsono mengajukan pendapatnya kepada Sesmenko bahwa dirinya menginginkan agar Kemenko Maritim sebaiknya juga memberikan ruang kepada kaum wanita terutama dalam hal pengambilan kebijakan dalam struktur organisasi. “Topik yang saya bahas mengenai emansipasi wanita atau masalah gender, jadi isu dimana kami sebagai perempuan ingin dalam hal pengambilan kebijakan juga sebaiknya melibatkan suara perempuan dalam berorganisasi.” Ungkap Uning

Mendapat masukan tersebut Sesmenko Agus menjelaskan untuk masalah gender sebaiknya tidak perlu minder. Diakuinya, bahwa peran dan kualitas kehebatan wanita Indonesia sendiri secara tidak langsung sudah diakui oleh dunia internasional.

“Kalau masalah gender tadi harus berada dalam struktur, hati-hati jangan terjebak itu hanya emansipasi, kita punya RPJMN (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional) target untuk gender, itu targetnya 17% dan sekarang apakah kita sudah mencapai target? Belum, biasanya eselon 1 di kemenko maritim kita nyaris belum ada yang wanita, tetapi secara kualitas kita mengalahkan dunia internasional.” Jawab Sesmenko Agus

Sebagai penutup, Sesmenko Agus yang pada acara tersebut didampingi oleh Kepala Biro Umum  Kemenko Maritim Djoko Hartoyo berpesan kepada para peserta Diklatsar, “Disini saya titip agen-agen perubahan ada pada kalian, kalau memang lembaga-lembaga negara kita ada yang kurang mari kita benahi, dan kalau ada institusi tempat kita bekerja masih ada yang kurang sempurna mari kita lengkapi bukan malah kita pindah kelain hati,” tutupnya.***

 

 

 

 

 

POS TERKAIT
Filter by
Post Page
Foto Siaran Pers Berita Deputi
Sort by
Menko Luhut Pimpin Rapat Dengan Seluruh Bupati Danau Toba
2018-05-22 10:03
Biro Informasi dan Hukum

1

Menko Maritim: Indonesia Potensial untuk Investor Digital
2018-05-21 18:15
Biro Informasi dan Hukum

1

Menko Luhut Jadi Keynote Speakers Acara Indonesia Digital Day
2018-05-21 18:10
Biro Informasi dan Hukum

1

Selamat Datang Deputi Bidang Kedaulatan Maritim yang Baru!
2018-05-21 15:45
Biro Informasi dan Hukum

1

Menko Luhut Pimpin Rakor Program Pelatihan 1000 Pemimpin
2018-05-21 12:23
Biro Informasi dan Hukum

1

ITF Sunter Lembaran Baru Pengolahan Sampah Masa Depan
2018-05-20 10:18
Biro Informasi dan Hukum

1

Panen Raya Garam Tidak lagi Terkendala Cuaca
2018-05-18 17:04
Biro Informasi dan Hukum

1

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

Melalui Diklatsar, CPNS Kemenko Maritim Diharapkan Tumbuh Menjadi Agen Perubahan