Siaran PersHeadlineBerita

Membangun Konten Kemaritiman Melalui Kerja Sama Literasi

Dibaca: 84 Oleh Jumat, 10 Juli 2020September 22nd, 2020Tidak ada komentar
Membangun Konten Kemaritiman Melalui Kerja Sama Literasi
#Maritim #Kemaritiman #PorosMaritimDunia #SahabatMaritim 

SIARAN PERS 

No.SP-100/HUM/ROKOM/SET-MARVES/VI/2020

Marves-Jakarta, Berdasarkan penilaian Programme for International Student Assesment (PISA) tahun 2000-2015, kemampuan baca dan literasi Indonesia kurang memuaskan karena cenderung menurun. Menurut Staf Ahli Menteri Bidang Sosio-Atropologi Kemenko Marves Tukul Rameyo Adi, ocean literacy lebih memprihatinkan lagi karena hampir 0, seperti di Selandia Baru tidak pernah memasukkan ocean di dalam isu-isu literasinya di dalam kurikulum. Di Indonesia tidak jauh berbeda, bukan hanya di kurikulum bahkan guru-gurunya kurang memahami dunia maritim. “Ini yang menjadikan kita prihatin laut dijadikan tulang punggung namun kita memunggungi laut,” ujar SAM Rameyo dalam rapat yang dilakukan secara online bersama ISBI Bandung pada hari Jumat (10-07-2020).

Tingkat literasi kita di bidang kemaritiman sangat kecil, di dalam Kebijakan Kelautan Indonesia (KKI) sudah diidentifikasi yaitu pada pilar ke-6, kebijakan tentang budaya bahari. “Alhamdulillahnya KKI sudah menyebut tentang budaya bahari. Kalau kita lihat lebih lanjut budaya bahari ini paling tidak ada tiga hal yang menjadi fokus program utama kebijakan budaya bahari. Pertama, membangun konten ocean literacy yaitu kita mulai dari bagaimana kembali merajut literasi-literasi laut atau kemaritiman atau ocean yang dulu kita punya sekarang banyak yang terputus. Yang kedua, adalah bagaimana konten-konten tersebut menjadi lifestyle dengan cara menggelar panggung-panggung kebudayaan dengan tema kemaritiman agar selalu terpelihara. Yang ketiganya, adalah bagaimana setelah kita aktualkan, kita aktivasi menjadi sebuah lifestyle dan harus kita pantau menjadi inovasi,” tambahnya.

Baca juga:  Menko Luhut Tapping Testimoni LRT Bersama PT. SMI

Ketiga program inilah yang akan dicoba untuk dituangkan ke dalam isu strategis Kemenko Marves dan merajut tiga hal tersebut menjadi program yang utuh. “Tentunya Kemenko Marves tidak bisa sebagai sumber knowledge namun akan menjadi hub berjejaring bersama-sama ketika kita akan mere- use pengetahuan-pengetahuan untuk meningkatkan literasi,” harapnya.

“Generasi muda sekarang terputus informasi tentang budaya maritim, sebab itu kita akan fokus membangun konten, mengampanyekan melalui media sosial, film, vlog, dan media lain yang mudah dipahami kaum milenial. Kemudian memantaunya untuk mengetahui sejauh mana konten tersebut punya pengaruh dan apa saja indikatornya,” ujar SAM Rameyo.

Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) menyambut positif program-program Kemenko Marves. Menurut Rektor ISBI Een Herdiani, program tersebut juga menjadi salah satu target yang sudah direncanakan. “Kami rencanakan membuat riset yang berkaitan sekali dengan literasi budaya maritim,” ujar Een Herdiani.

“Kekurangan penelitian-penelitian mengenai budaya maritim ini bisa kita kolaborasikan agar bisa kita lakukan tahap demi tahap untuk mewujudkan target kita bersama-sama,” tambahnya.

Baca juga:  Kemenko Maritim Hadir di Pekan Poros Maritim Berbasis Rempah

Een Herdiani menyatakan bahwa ISBI mempunyai rencana program di akhir tahun yaitu ingin membuat sebuah pertunjukan dengan pengambilan gambar berlatar pantai, serta kapal. “Kami berharap Kemenko Marves bisa menghubungkan kami agar kami bisa melakukan pengambilan gambar itu. Karena memang kami ingin menceritakan budaya maritim lewat seni pertunjukan. Itu yang akan coba kami gali, mudah-mudahan bisa terlaksana,” tambah Een Herdiani.

Direktur Pascasarjana ISBI Yanti Heriyawati menambahkan bahwa konsep riset ISBI adalah kolaborasi, ia yakin dengan bersama-sama bisa mengembangkan literasi, mengembangkan budaya dari kearifan lokal yang bisa ditransfer kepada generasi-generasi sekarang.

 

Plt Kepala Biro Komunikasi : (Andreas D. Patria-085776137116)
Biro Komunikasi
Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi
————————————–————————————–——————————
Instagram : @kemenkomarves
Twitter : @kemenkomarves
Facebook : Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi

 

 

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel