Berita

Mengulik Pemanfaatan Bakau di Nusantara, Kemenko Marves Ajak Masyarakat mengenal Mangrove dan Kemaritiman Bangsa

Dibaca: 32 Oleh Senin, 20 September 2021Tidak ada komentar
WhatsApp Image 2021 09 20 at 7.56.48 PM
#Maritim #Kemaritiman #PorosMaritimDunia #SahabatMaritim 

No.SP-588/HUM/ROKOM/SET.MARVES/IX/2021

Marves, Jakarta – Memeriahkan Pekan Literasi Maritim 2021, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi bersama Indonesian Mangrove Society mengadakan Sharing Session bertemakan Literasi Bakau Nusantara yang diselenggarakan secara daring pada Senin, (20-09-2021).

“Bakau memiliki peranan penting bagi segala aspek kehidupan masyarakat, tidak hanya bagi masyarakat pesisir tetapi bagi seluruh rakyat Indonesia secara keseluruhan,” buka Sahat M. Panggabean, selaku Ketua Indonesian Mangrove Society.

Menurutnya, rehabilitasi mangrove kini harus terus dikawal oleh Pemerintah, yang melibatkan pengelolaan masyarakat. Strategi percepatan rehabilitasi mangrove dan pemanfaatannya pun akan terus didorong dan mengharapkan setiap lapisan masyarakat untuk berpartisipasi di dalamnya. Ia juga memperkenalkan Masyarakat Mangrove Indonesia sebagai bagian dari percepatan rehabilitasi.

“Masyarakat mangrove Indonesia merupakan sekelompok orang yang mau membaktikan dirinya untuk melihat perkembangan rehabilitasi mangrove Indonesia,” pungkasnya. Tidak hanya sebagai watchdog, komunitas ini mengajak semua pemangku kepentingan untuk mempercepat rehabilitasi mangrove Indonesia secara keseluruhan.

Menyambung, Ketua Komunitas Akar Bakau Yudi Senga mengatakan, dirinya melihat di lapangan secara langsung bahwa mangrove di Bangka Belitung banyak sekali yang dirusak karena manfaatnya belum benar-benar dirasakan oleh masyarakat.

Baca juga:  Cerita Rizal Ramli Pernah Tak Percaya Ada Uang Di Desa - Desa

“Banyak masyarakat yang lebih memilih untuk menambang dan merusak mangrove alami, padahal nilai ekonomi mangrove jauh lebih tinggi dibandingkan dengan menambang,” ungkapnya.

Ini menjadi catatan bagi pemerintah serta masyarakat bahwa literasi terkait bakau ini masih harus ditegakkan. Selain dapat dimanfaatkan dan memiliki nilai ekonomi yang tinggi, tentunya penjagaan dan rehabilitasi mangrove harus terus dikawal bersama.

“Melihat sejarah panjang Bangsa Indonesia sejatinya sama dengan melihat sejarah bakau di negeri ini,” tambah Dr. Ary P. Keim. Ia menegaskan bahwa budaya bakau sudah mendarah daging dan menjadi bagian dari sejarah panjang nusantara, dan terekam di berbagai peninggalan baik dalam bentuk karya seni dan sebagainya. Bangsa Austronesia telah memanfaatkan bakau dan menjaganya dari beratus tahun yang lalu.

“Mengingat mangrove harus disebarluaskan oleh pemerintah, kita punya peran penting dalam menjadikan mangrove sebagai identitas dari bangsa maritim ini,” tambah Tukul Rameyo Adi dalam kesempatan yang sama. Menurutnya pula, penyampaian pesan melalui medium kekinian seperti film dan lainnya juga harus terus diinovasikan oleh Pemerintah. “Seperti film Mangi-Mangi kemarin yang diproduksi oleh Kemenko Marves, menjadi salah satu langkah strategis untuk menanamkan nilai mangrove,” tambahnya.

Baca juga:  Menko Bidang Kemaritiman Luhut B. Pandjaitan Afternoon Tea bersama Wartawan di Kantor Maritim

Pembicara yang lain, Bambang Herunadi mengungkapkan Mangrove yang baik akan mendukung lingkungan laut yang bersih, sehat dan produktif. “Nenek moyang kita telah mengenal ekonomi maritim sejak dulu. semangat ini tentunya harus dilestarikan dan menjadikan hal ini penting bagi Indonesia,” simpulnya.

Lebih lanjut, Bambang juga mengatakan bahwa Indonesia sebagai negara maritim pun harus digencarkan di seluruh aspek kehidupan.  Ia pun mengusulkan berbagai peninggalan sejarah terkait jejak mangrove di Indonesia harus diproduksi dengan bahasa yang mengikuti perkembangan zaman, dan disebarluaskan lebih ke seluruh Indonesia.

Diskusi ini berlangsung dengan baik dan mendapatkan antusiasme yang luar biasa dari semua pihak. Pada masa mendatang, diharapkan acara serupa dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

Biro Komunikasi
Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi

WhatsApp Image 2021 09 20 at 8.56.56 PM

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel