BeritaFoto

Menko Luhut Cek Progres Pembangunan Bandara Dhoho Kediri

Dibaca: 1975 Oleh Rabu, 1 Desember 2021Tidak ada komentar
WhatsApp Image 2021 12 01 at 11.40.11
#Maritim #Kemaritiman #PorosMaritimDunia #SahabatMaritim 

SIARAN PERS
No.SP-779/HUM/ROKOM/SET.MARVES/XI/2021

Marves – Kediri, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) didampingi Menteri ATR/Kepala BPN Sofyan A. Djalil, pada Selasa (30-11-2021) meninjau Bandara Dhoho Kediri, Jawa Timur.

Peninjauan ini dilakukan dalam rangka mengecek secara langsung progres pembangunan Bandara Kediri yang merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN).

Turut hadir pula pada acara tersebut Deputi Bidang Koordinasi Investasi dan Pertambangan Septian Hario Seto, Staf Khusus Menko Marves Lambock Nahattand, Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar, Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo, Wakil Bupati Kediri, Dewi Mariya Ulfa, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Kediri, Andreas Rochyadi, dan Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Jawa Timur, Jonahar.

Dalam sambutannya Menko Luhut mengatakan pembangunan Bandara Dhoho Kediri akan berdampak pada perekonomian di Jawa Timur Bagian Selatan. “Jadi saya pikir ini akan punya dampak di Selatan Jawa Timur dari mulai Trenggalek, Pacitan, sampai ke Banyuwangi. Saya kira tidak perlu ke Surabaya lagi,” ungkap Menko Luhut.

Baca juga:  Cari Solusi Bersama, Kemenko Marves Adakan Konsultasi Publik

Untuk itu, tambah Menko Luhut Pemerintah akan terus berkomitmen dalam mendorong percepatan pembangunan Bandara Kediri dengan memberikan dukungan kepada PT Gudang Garam dalam penyelesaian masalah pembangunan bandara seperti pembahasan lahan, sehingga pembangunan dapat selesai target yang direncanakan yaitu pada Juni 2023.

“Karena ini PSN tidak ada yang boleh menghambat. Semua akan kita dukung. Kita harus bantu, Saya berharap TNI Polri juga betul-betul membantu pengamanannya. Saya juga minta Pemda untuk mendukung. Kita jadi satu, kalau kita satu tidak ada yang tidak bisa kita selesaikan, kita harus kompak,” ujar Menko Luhut.

Menko Luhut juga menekankan agar pembangunan Bandara ini betul-betul diawasi agar nantinya memiliki kualitas yang baik. Tidak hanya itu dirinya juga mengingatkan kepada seluruh stakeholder terkait untuk terus dapat menjaga soliditas dan semangat dalam melaksanakan pembangunan Konektifitas antara Bandara Kediri dengan jalan Tol Kediri Tulungagung yang merupakan satu kesatuan yang harus bersama-sama didukung untuk bisa diselesaikan pada tahun 2023.

Pada kesempatan yang sama Menteri ATR/Kepala BPN Sofyan A. Djalil mengatakan dirinya turut hadir di sana untuk membantu dalam rangka pembebasan lahan.

Baca juga:  Menko Luhut Rakor Terkait Pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Air di Kalimantan Utara, di Kantor Maritim

“Oleh sebab itu, kepada teman-teman BPN, tadi Pak Menko sudah perintahkan Pak Deputinya untuk membangun all out, oleh karena itu, kita harus lebih proaktif, mari kita siapkan diri kita untuk menyelesaikan pengadaan tanah ini cepat mungkin,” tegas Menteri Sofyan.

Selain itu Menteri Sofyan juga mengapresiasi PT. Gudang Garam yang sudah menggelontorkan dananya untuk pembangunan Bandara ini. “Saya pikir apa yang dilakukan Gudang Garam ini luar biasa, ini bagian Selatan Jawa Timur masih banyak sekali kelemahan infrastruktu. Gudang Garam saya pikir ini dalah bagian dari payback, membayar kembali kepada daerah dimana Gudang Garam telah dibesarkan oleh daerah ini,” katanya.

Sebelumnya Direktur PT Gudang Garam Tbk., Istata Taswin Siddharta telah melaporkan progres pembangunan Bandara Dhoho Kediri yang saat ini sudah mencapai sekitar 80% dari pekerjaan sisi udara, sementara itu pekerjaan darat juga sudah mulai dikerjakan dengan target selesai pada akhir 2022.

Dirinya juga mengatakan salah satu tujuan pembangunan Bandara Kediri ini yaitu untuk meningkatkan konektivitas dan memperbaiki disparitas pembangunan khususnya di provinsi Jawa Timur Bagian.

Baca juga:  Menko Maritim dan Investasi Meeting dengan Menteri Industri dan Energi UAE

“Selatan selain itu kita harapkan daerah sekitar bandara bisa tumbuh menjadi daerah pusat perekonomian baru,” pungkasnya.

Biro Komunikasi
Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel