Maritim - Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman RI

Menko Luhut: Kunjungan Presiden Bank Dunia memperkuat komitmen Indonesia memerangi sampah plastik

President_WB

Maritim – Jakarta, Menko Maritim Luhut Pandjaitan mengatakan kunjungan Presiden Bank Dunia Jim Yong Kim ke Indonesia kali ini diharapkan dapat memperkuat komitmen pemerintah dengan partisipasi seluruh masyarakat Indonesia dalam memerangi sampah plastik.

“Khusus untuk kunjungan Presiden Kim ke Bali pada hari Kamis dan Jumat kami akan membahas apa saja dan rencana kami untuk bisa mengurangi 70 persen sampah plastik pada tahun 2025 nanti. Presiden Kim juga akan kami undang untuk mengunjungi Balai Pengelolaan Hutan Mangrove dan melakukan diskusi roundtable tentang sampah dan penanganannya dengan beberapa Menteri, seperti Menteri Keuangan, Menteri PUPR, dan Menteri Desa,” ujar Menko Maritim di Jakarta Rabu (4/7).

“Sampah ini masalah serius, untuk menanganinya membutuhkan pendanaan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan pemerintah sedang mempersiapkan Peraturan Presiden (Perpres) mengenai penanganan sampah nasional. Jika sudah ada Perpres kita akan ajukan anggaran untuk program ini dalam rancangan perubahan APBN 2018,” jelasnya.

Bank Dunia sendiri saat ini akan menjalankan proyek Dana Perwalian Kemaritiman Indonesia (Indonesia Oceans Multi Donor Trust Fund) yang memberikan dukungan strategis terhadap seluruh Agenda Kelautan Indonesia. Dukungan yang diberikan antara lain mendukung perbaikan terhadap perencanaan, koordinasi, kebijakan dan pendanaan strategi kelautan Indonesia.

Kedua, mendukung upaya pengurangan limbah plastik yang diwujudkan dalam Rencana Aksi Nasional Pengurangan Sampah Plastik. Ketiga, mendukung ketahanan daerah pesisir dan sumber daya laut.

Dana Perwalian ini dikelola oleh Bank Dunia, yang meruoakan dana hibah dari Norwegia dan Denmark, masing-masing berjumlah US$1.4 juta dan US$ 875 ribu. Dana ini bertujuan menciptakn sinergi dengan program sejenis lainnya dibawah Bank Dunia dan mitra pembangunan lainnya, termasuk dalam meningkatkan pengelolaan sampah di berbagai kota di Indonesia.

Selain itu badan ini juga menjalankan Proyek Pengelolaan Sampah Padat Bank Dunia (National Municipal Solid Waste Management Project) yaitu memberikan dukungan kepada Kementerian Perumahan Rakyat dan Pekerjaan Umum serta Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dalam melaksanakan program pengelolaan sampah senilai US$1.2 milyar yang sebagian besar akan didanai oleh pemerintah pusat dan daerah. Program ini diharapkan dapat menarik investasi pihak swasta senilai US$1.5 milyar.

Pada program yang akan berlangsung selama enam tahun ini, diharapkan sekitar 30 kota di Indonesia dapat mencapai sistem pemungutan, pengelolaan dan pembuangan sampah yang lebih baik, dan secara keseluruhan dapat mengurangi jumlah sampah yang mengalir ke laut, khususnya sampah plastik.

Menurut Menko Luhut, Presiden Kim juga dijadwalkan untuk berkunjung ke Kompleks Garuda Wisnu Kencana di Jimbaran, sebagai bagian dari persiapan perhelatan akbar Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia yang akan digelar di Bali, Oktober mendatang.

POS TERKAIT
Filter by
Post Page
Foto Program Suar Kemaritiman Siaran Pers Narasi Tunggal
Sort by
Suar Kemaritiman Edisi 16 – 17 Juli 2018
2018-07-17 12:38
Biro Informasi dan Hukum

1

Suar Kemaritiman Edisi 14 – 16 Juli 2018
2018-07-16 17:27
Biro Informasi dan Hukum

1

Kunjungan Menko Luhut ke PT PAL
2018-07-16 15:10
Biro Informasi dan Hukum

1

Menko Luhut “Perang Dagang Adalah Peluang”
2018-07-16 15:00
Biro Informasi dan Hukum

1

Menko Luhut Tinjau Dermaga Porsea di Balige
2018-07-13 13:07
Biro Informasi dan Hukum

1

Menko Luhut: “Danau Toba Kini Mempunyai Galangan Kapal”
2018-07-13 12:57
Biro Informasi dan Hukum

1

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

Menko Luhut: Kunjungan Presiden Bank Dunia memperkuat komitmen Indonesia memerangi sampah plastik