Berita

Menko Luhut: LRT Bentuk Kemajuan Anak Bangsa

Proses Pengangkatan LRT Cibubur
#Maritim #Kemaritiman #PorosMaritimDunia #SahabatMaritim 

Maritim – Cibubur, Menko Bidang Kemaritiman Luhut B. Pandjaitan didampingi oleh Menteri Perhubungan Budi Karya memantau langsung prosesi pengangkatan kereta pertama LRT Jabodebek ke lintasan (track) di Stasiun LRT Harjamukti, Cibubur, Jawa Barat. (13/10/2019). Uji coba LRT menggunakan komponen lokal hampir 60%. Kereta LRT Jabodebek merupakan hasil kolaborasi PT INKA Madiun dan PT LEN.

“Kereta api itu semua buatan kolaborasi PT LEN dan PT INKA, termasuk bentuk kemajuan anak bangsa di Indonesia, kemudian dengan moving block dan desain yang sederhana, teknologinya menggunakan teknologi generasi ke-3. lebih bagus dari teknologi MRT,” jelas Menko Luhut.

LRT Jabodebek menggunakan sistem persinyalan Moving Block dan sistem pengoperasian Grade of Automation Level 3, yang berarti bahwa pengoperasian kereta tidak membutuhkan masinis karena dioperasikan seluruhnya oleh sistem. Dengan sistem tersebut, jarak keberangkatan antar kereta dapat mencapai 3 menit.

Total kereta yang akan dikirim dari pabrik PT INKA di Madiun ke Jakarta adalah 31 trainset (rangkaian kereta), dengan total jumlah gerbong adalah 186 gerbong.

“Bertahap 31 trainset, dan kita menguji sarana dan prasarana juga, kita juga memastikan bahwa LRT dapat berfungsi secara optimal dan maksimal dengan prasarana yang sudah ada saat ini. Perkiraan tarif 12000 (dari cibubur – dukuh atas),” jelas Menhub Budi.

LRT Jabodebek tahap 1 memiliki rute Lintas 1: Cawang – Cibubur, Lintas 2: Cawang – Dukuh Atas, Lintas 3: Cawang – Bekasi Timur. Uji coba diperkirakan dimulai tgl 28 oktober – 28 nov 2019 dilakukan pada Trayek Cibubur – Cawang 13.7 km. Pemerintah optimis bahwa LRT JABODEBEK dapat beroperasi secara komersil sesuai rencana pada November 2021.

“Kita lihat bagaimana test-nya tgl 18 bulan ini tahap berikut berharap 2021 November semuanya akan selesai, semua sudah dirancang dengan baik, Pak Budi juga menyampaikan LRT ini akan menggurangi cost hampir 50%.” terang Menko Luhut.

Menko Luhut juga mengatakan bahwa pembangunan LRT ini memerlukan kerja sama dan koordinasi yang baik dari seluruh pihak, dari mulai PT INKA, PT Adhi Karya, PT KAI sebagai integrator dan operator, Pemerintah, serta para stakeholder yang berkaitan.

“Dengan pembangunan LRT Jabodebek ini, supaya yang proses menuju pengoperasian LRT Jabodebek dapat berjalan dengan sukses dan sesuai dengan target,” tutupnya.

Adapun, Kereta LRT Jabodebek merupakan rakitan PT INKA di Madiun, Jawa Timur, dengan demikian tidak ada yang diimpor secara utuh. Namun demikian terdapat komponen-komponen di dalamnya yang dikerjasamakan dengan vendor asing di mana dalam pengadaannya, diupayakan akan terjadi transfer of technology dari vendor tersebut ke PT INKA.

Biro Perencanaan dan Informasi Kemenko Bidang Kemaritiman

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel