Maritim - Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman RI

Menko Luhut: Media harus lebih banyak memberitakan hal baik tentang Indonesia

WhatsApp_Image_2018-03-01_at_20.47.23

Maritim – Banyuwangi, Menko Maritim Luhut Pandjaitan mengungkapkan kekagumannya terhadap kesiapan Banyuwangi untuk menjadi salah satu destinasi wisata dan meminta media untuk lebih banyak lagi memberitakan hal-hal positif.
“Saya lihat Banyuwangi ini sangat siap menerima kunjungan wisatawan. Kotanya tertata rapi, bersih, banyak potensi daerah yang sudah dimanfaatkan. Saya minta media untuk lebih banyak memberitakan hal-hal baik seperti ini, daripada memberitakan yang belum tentu kebenarannya, seperti hoax itu,” ujarnya kepada media saat meninjau kesiapan wilayah kabupaten tersebut dalam menyambut Annual Meeting IMF dan Bank Dunia di Bali, Oktober mendatang pada hari Kamis (1/3).
Menko Luhut datang bersama Menkeu Sri Mulyani Indrawati, dan Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo disambut Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas.
Dalam sambutannya Menko Luhut mengatakan dari semua daerah penyangga Bali yang ditunjuk menjelang pertemuan tersebut Banyuwangi adalah daerah yang paling siap.
“Menurut saya daerah ini bisa kita jual. Rakyat Banyuwangi harusnya bangga punya pemimpin yang bisa mengkoordinasikan jajarannya dan membangun kerja tim yang sangat baik. Kalau ada kurang-kurang, ya manusia kan tidak ada yang sempurna,” kata Menko Luhut saat ramah tamah usai rapat koordinasi dengan jajaran pemerintah kabupaten.

Membangun Indonesia

Ia mengatakan masyarakat Banyuwangi harus serius ikut mempromosikan Indonesia.
“Kita harus bangga menjadi orang Indonesia. Negara kita besar, Banyuwangi ini potensial. Kita harus dukung upaya Indonesia menjadi lebih baik, lebih makmur,” kata Menko Luhut.
Menurut Menko Luhut, Indonesia sudah bagus di mata orang asing. Ia mengisahkan saat menghadiri World Economic Forum di Davos dan dalam kunjungannya ke Los Angeles beberapa waktu lalu, tidak sedikit yang memuji perkembangan perekonomian Indonesia.
“Kemarin saat bertemu Direktur Pelaksana IMF, Christine Lagarde, beliau memuji Ibu Ani dan Pak Agus yang mampu menjaga kestabilan fiskal dan moneter Indonesia. Ibu Ani bahkan jadi menteri terbaik,” ujar Menko Luhut.
Menko Luhut dan rombongan mengadakan rapat koordinasi dia pendopo Sabha Swagatha Blambangan Banyuwangi
“Tadi saat rapat kita bicarakan semua yang belum beres, kita bicarakan dan ternyata kita dapatkan jalan keluarnya dengan biaya yang tidak terlalu besar,” ujarnya saat ditanya media.
Menurutnya, dibicarakan juga pembangunan kereta gantung dan fasilitas umum di kawasan Kawah Ijen, perbaikan jalan menuju Alas Purwo, fasilitas di Marina Boom dll.
Saat mendarat di Bandara Blimbingsari Menko Luhut dan rombongan terpesona dengan bandara berkonsep hijau pertama di Indonesia yang dibangun dari kayu-kayu bekas dan minim penggunaan pendingin udara.
“Ternyata dengan biaya Rp 45 miliar, bisa dibangun bandara sebaik ini. Semoga kreativitas Pak Bupati dalam menyiasati pendanaan bisa ditiru pemimpin lain,” ujar Menko Luhut.
Di Bandara, Menko Luhut dan rombongan diberi udeng, penutup kepala khas Suku Using, masyarakat asli Banyuwangi.

Kawah Ijen

Usai rakor rombongan menuju ke Desa Adat Oseng Kemiren Kecamatan Glagah. Dini harinya rombongaan melanjutkan perjalanan naik ke Puncak Kawah Ijen untuk menyaksikan Blue Fire.
“Di Ijen adabeberapa masalah yang sebenarnya tidak terlalu rumit tapi sangat esensial. Seperti pengadaan tiang BTS dan fasilitas shelter. Kita harus bereskan ini. Karena nanti yang datang bukan saja wisatawan dari kalangan menengah saja tetapi wisatawan kaya, jadi kita harus menyediakan fasilitas yang dibutuhkan mereka,” ujar Menko Luhut sebelum meninggalkan Banyuwangi, Jumat pagi (2/3)

POS TERKAIT
Filter by
Post Page
Siaran Pers Berita Deputi Foto
Sort by

Kirim Komentar/Pertanyaan

Menko Luhut: Media harus lebih banyak memberitakan hal baik tentang Indonesia