ArtikelBerita

Menko Luhut: Penerimaan PPLN di Bandara Juanda Dilaksanakan Bertahap

Dibaca: 178 Oleh Jumat, 31 Desember 2021Januari 1st, 2022Tidak ada komentar
#Maritim #Kemaritiman #PorosMaritimDunia #SahabatMaritim 

No.SP-828/HUM/ROKOM/SET.MARVES/XII/2021

Marves – Jakarta, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut B. Pandjaitan mengungkapkan bahwa pembukaan Bandar Udara Internasional Juanda (Bandara Juanda), Jawa Timur, bagi Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) akan dilakukan secara bertahap. Hal tersebut guna menghindari resiko peningkatan/ penyebaran Covid-19.

“Secara umum kesiapan Bandara Juanda dan tempat karantina sudah baik, tetapi saya minta pembukaan bandara ini dilakukan secara bertahap seperti misalnya setiap seminggu sekali ada evaluasi, ada learning process,” kata Menko Luhut dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pembukaan Bandara Juanda secara virtual, Jumat (31-12-2021).

Untuk tahap awal, Menko Luhut memaparkan, Bandara Juanda dapat menerima 3 penerbangan internasional per minggunya dan hanya untuk PMI (Pekerja Migran Indonesia). Sementara itu, evaluasi dilakukan setiap satu minggu,  dan jika hasilnya baik, maka tidak menutup kemungkinan adanya penambahan jumlah penerbangannya.

“Saya minta Kemenhub, Kemenkes, Pangdam Brawijaya, Kapolda Jatim, dan AP1 memantau dan melakukan evaluasi terus-menerus proses dan alur kedatangan PPLN di Bandara Juanda,” ujarnya.

Baca juga:  Pidato Sidang Tahunan 2019

Untuk alur kedatangan itu sendiri, ada tiga hal yang menjadi perhatian yakni Alur Proses Kedatangan PPLN supaya tidak terjadi penumpukan, penambahan personel untuk setiap alur serta integrasi data dengan Kementerian Perhubungan.

“Alur bandara ada beberapa titik menjadi perhatian kita, jangan sampai ini menjadi penumpukkan,” ujarnya.

Lebih jauh, Menko luhut menyampaikan bahwa dia telah meminta BNPB, Gubernur Jatim, Pangdam Brawijaya, Kapolda Jatim, dan PHRI memastikan proses karantina berjalan dengan lancar. “Saya minta pengawasan dilakukan secara ketat sehingga tidak ada kebocoran. Selain itu pastikan segala kebutuhan logistik wisma karantina dapat dipenuhi dan anggarannya tersedia,” tambah Menko Luhut.

Perihal akan diberlakukannya kebijakan ini Menko Luhut juga menekankan agar semua pekerja dari bandara hingga di tempat karantina untuk diberikan proteksi yang memadai dan dilakukan tes secara rutin,” tuturnya. Dengan persiapan yang baik, Menko Luhut  yakin proses penerimaan PPLN di Bandara Juanda akan lebih baik.

Selain Menko Luhut, rakor ini juga dihadiri oleh Menkes Budi, Menhub Budi, dan beberapa Kementerian/ Lembaga terkait. Para pihak ini menyatakan sudah siap dan mengikuti aturan yang ada dalam pembukaan Bandara Juanda dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang berlaku.

Baca juga:  Kemenko Maritim Akan Terus Mengawal Implementasi Perpres No 126 Tahun 2015

Biro Komunikasi
Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel