FotoBerita

Menko Luhut: Proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung Lambang Modernisasi Transportasi Publik Indonesia

Dibaca: 52 Oleh Selasa, 15 Desember 2020Tidak ada komentar
Menko Luhut: Proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung Lambang Modernisasi Transportasi Publik Indonesia
#Maritim #Kemaritiman #PorosMaritimDunia #SahabatMaritim 

Marves-Bekasi, Menko Marves Luhut B. Pandjaitan meresmikan Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Outlet Tunnel 1 Breakthrough di Jalan Tol arah Jakarta KM 5 + 500 DK 4 Halim, Bekasi, Jawa Barat pada Selasa (15-12-2020). Peresmian ini bertujuan untuk mendukung proyek strategis nasional bagi masyarakat Indonesia.

“Proyek kereta cepat  Jakarta-Bandung adalah proyek penting yang menjadi perhatian kita bersama. Proyek ini merupakan titik lain modernisasi transportasi publik di Indonesia,” ucap Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.

Menurut Menko Luhut, proyek ini menjadi kebanggaan bagi bangsa Indonesia. “Ini menjadi transportasi massal modern untuk memecah masalah kebutuhan mobilitas kita,” beber Menko Luhut. Dengan adanya kereta cepat di Indonesia, diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi perekonomian, kesejahteraan masyarakat, dan kemajuan bangsa Indonesia.

Hadir secara virtual, Menteri PUPR Basoeki Hadimoeljono menyampaikan ucapan selamat atas tembusnya tunnel pertama  dari 11 tunnel dalam fase kereta cepat Jakarta-Bandung.

Kemudian, di lokasi peresmian, Duta Besar Republik Rakyat Tiongkok untuk Indonesia Xiao Qian menyatakan bahwa pembuatan kereta cepat ini merupakan tradisi persahabatan antara Tiongkok dan Indonesia yang memanfaatkan teknologi tinggi dan mengutamakan keselamatan kerja. Di masa pandemi pun kedua pihak telah menjalin banyak kerja sama.

Baca juga:  Standar Layanan Informasi Kemenko Kemaritiman RI

“Pembangunan kereta cepat ini berusaha untuk dilakukan secara aman dan presisi,” ujar President Commissioner PT KCIC Ju Guojiang. Melanjutkan, Presiden Direktur PT KCIC Chandra Dwiputra mengungkapkan bahwa progress dari proyek ini sudah terselesaikan di angka 64,4 persen. “Tunnel ini adalah yang terpanjang di Asia Tenggara,” tuturnya.

Dalam acara ini dihadiri juga oleh Wakil Direktur Komisi Pembangunan Nasional dan Reformasi Nasional (NDRC) Ning Ji Tze, Dirjen Perkeretaapian Kemenhub  Zulfikri, Perwakilan CDB Indonesia Li Yun Zhi, Jajaran Direksi Pemegang Saham PT KCIC dari PT  Wijaya Karya, PT KAI, PT JasaMarga, PTPN VIII, PT PSBI, Pimpinan kontraktor dan konsultan Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung dari HSRCC, WIKA, Sinohydro, CREC, CRDC dan CDJO.

Biro Komunikasi
Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel