Maritim - Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman RI

Menko Luhut Rakor Bahas Penanganan Sampah di Bali

By 13 Mar 2018 15:25Berita
WhatsApp_Image_2018-03-13_at_14.59.53

Maritim – Jakarta, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut B. Pandjaitan melakukan rapat koordinasi penanganan sampah di Bali (13/03).

Sampah di Bali menurut Menko Luhut sudah menjadi masalah yang besar. Perharinya Bali bisa memproduksi sampah sebanyak 3.000 ton bahkan lebih.

“Jadi sekarang rupanya itu sampah lewat dari Utara ke Selatan, bahkan kemarin sampai ramai diviralkan itu sehari kemudian sudah tidak ada”, kata Menko Luhut.

Terkait hal itu, menko Luhut menjelaskan mengenai sampah Bali ini sekarang tidak bisa berhenti begitu saja. Karena ini adalah masalah global.
Menurutnya, sampah-sampah tersebut tidak hanya datang dari dalam negeri sendiri namun juga datang dari luar negeri seperti China.

“Ini masalah global. Dari China sampahnya juga datang ke kita masuk pada waktu sekarang ini,” kata Menko Luhut.

Tidak hanya itu, Menko Luhut juga menjelaskan dalam rakor dirinya mendapatkan laporan dari Bupati Badung yang menyebutkan bahwa sampah di Bali paling parah akan terjadi pada bulan Februari hingga Oktober yaitu di daerah Kuta dan Nusa Dua Bali.

Untuk mengatasi hal tersebut, tambah Menko Luhut, pemerintah setempat sedang bekerja bagaimana mengedukasi masyarakat Bali untuk memanfaatkan sampah-sampah tersebut.

“Jadi sekarang kita mau coba take care itu. Nah sekarang timnya sedang bekerja, bagaimana menjaring, bagaimana mengedukasi rakyatnya, kemudian bagaimana juga mengolah sampah nya”, kata Menko Luhut.

Menurut Menko Luhut, ada 2 cara pengolahan sampah yang akan dijalankan di Bali yaitu, waste to energy dan biodiesel.

“Ada waste to energy satu, yang kedua sampah plastik itu di- convert menjadi biodiesel. Jadi, dua-dua paralel itu sekarang kita jalankan”, pungkas Menko Luhut.

POS TERKAIT
Filter by
Post Page
Siaran Pers Video Foto Berita Berita Deputi
Sort by

Menko Luhut Rakor Bahas Penanganan Sampah di Bali