Maritim - Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman RI

Menko Luhut Terus Dorong Potensi Kemaritiman Di Riau

IMG-20190305-WA0013

Maritim – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhur B. Pandjaitan menyatakan akan mendorong sektor perikanan, budidaya kepiting dan udang galah di Kabupaten Indragiri Hilir, Riau dalam kunjungannya pada hari Senin (03/03/2019).

“Hal ini karena mangrove dapat memberikan sumbangan karbon ke alam kita dan ini akan bisa kita jual mengenai kehebatan Indragiri Hilir ini mengenai mangrove.” Ujar Menko Luhut

Menko Luhut menambahkan, budidaya kepiting dan udang galah ini ditujukan untuk mendorong agar masyarakat di Indragiri Hilir dapat benar-benar menikmati manfaat lahan mangrove ini. Oleh karena itu Menko Luhut meminta mangrove untuk terus dijaga dan dipelihara.

“Saya benar-benar titip hal ini kepada seluruh masyarakat, mohon terus dijaga dan dipelihara karena ini akan mendatangkan manfaat bagi masyarakat,” imbuhnya.

Menko Luhut juga menyampaikan komitmen untuk membangun lapangan terbang di Indragiri Hilir. Dia mengatakan telah berdiskusi dengan Menteri Perhubungan bahwa tahun ini atau paling lambat tahun depan, pemerintah akan memperpanjang atau membuat lapangan terbang guna memangkas durasi perjalanan Indragiri Hilir menuu ke Pekanbaru.

“Sehingga jangan terisolasi naik mobil sampai 6-7 jam ke Pekanbaru. Bisa nanti ATR mendarat disini dan bisa ada terus reguler ke Pekanbaru.” ungkap Menko Luhut.

Mengenai komoditas kelapa yang melimpah ruah di Indragiri Hilir, menurut Menko Luhut, sekarang pemerintah telah memberikan izin ekspor. Hal ini karena kabupaten Indragiri Hilir sendiri dijuluki sebagai negeri hamparan kelapa dunia dan kelapa adalah komoditas utama. Selain itu, diharapkan pembukaan ekspor ini membuat harga kelapa bisa lebih tinggi dan bersaing.

Menurut data Pemkab, di Indragiri Hilir memiliki hampir 430.000 hektar lahan kelapa. Dan industri turunan yang bisa dikembangkan antara lain ialah industri air kelapa dan juga furniture.

“Kami pun akan mendorong supaya hasil kelapa dapat diserap nasional juga, selain untuk diekspor ke negara-negara potensial,” jelasnya.

Menko Luhut dalam setiap kunjungannya juga tak pernah lupa untuk terus mengingatkan masyarakat supaya selalu menjaga lingkungan di sekitar, seperti hutan lindung agar tidak digunduli. Serta memiliki memiliki gaya hidup yang bersih dan sehat, seperti jangan membuang sampah sembarangan dan jangan membuang sampah plastik di sungai.

“Bicara buat kita kalo kita tidak disiplin mengenai ini korbannya generasi yang akan mendatang. Anak cucu bapak ibu sekalian akan menjadi korban keteledoran kita semua.” terang Menko Luhut.

Pembagian Sertifikat Tanah

Dalam kunjungan kerjanya kali ini, Menko Luhut berkesempatan menghadiri acara pembagian sertifikat tanah kepada masyarakat Indragiri Hilir. Adapun, pada tahun lalu, telah dibagikan 17.000 buah sertifikat dan tahun ini sejumlah 18.000 buah. Padahal tahun-tahun sebelumnya hanya bisa dikeluarkan 200 buah sertifikat.

“Jadi seluruh Indonesia tahun ini akan dibagikan sembilan juta, saya ulangi sembilan juta lebih sertifikat tanah dan tahun berikutnya akan ditingkatkan terus sehingga semua tanah-tanah rakyat kecil itu ada sertifikatnya, dengan demikian ada kepastian hukum dari rakyat kecil terhadap propertinya.” Tegasnya.

Pemerintah kini tengah gencar melakukan pembangunan secara merata di seluruh wilayah Indonesia. Menko Luhut menjelaskan bahwa pembangunan ini adalah perintah langsung dari Presiden, agar memperhatikan daerah-daerah terpencil atau daerah yang masyarakatnya masih memerlukan dorongan.

Kirim Komentar/Pertanyaan

Menko Luhut Terus Dorong Potensi Kemaritiman Di Riau