Siaran Pers

Menko Luhut: Warga Desa Wisata akan Diberdayakan

Dibaca: 12 Oleh Selasa, 3 Maret 2020April 5th, 2020Tidak ada komentar
Menko Luhut: Warga Desa Wisata akan Diberdayakan
#Maritim #Kemaritiman #PorosMaritimDunia #SahabatMaritim 

Marves- Sigapiton, Toba Samosir – Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut B. Pandjaitan mengatakan bahwa pemerintah tidak akan melupakan rakyat dalam melakukan pembangunan fisik.
“Sekarang apa program pemerintah. Di atas itu, di Toba Caldera Resort (TCR)  itu akan dibikin hotel-hotel bagus, akan dibikin resort. Semoga ini bisa memberi kontribusi terhadap kemajuan masyarakat di sini. Kami akan ajarkan masyarakat di sini bagaimana cara bertani yang benar, sehingga hasilnya maksimal dan dapat dijual ke hotel-hotel tersebut,” ujarnya di depan masyarakat desa Sigapiton yang didampingi Menparekraf Wishnutama pada hari Selasa (03-03-2020).

Menko Luhut: Warga Desa Wisata akan Diberdayakan

Mengubah pola pikir, juga menjadi hal penting.
“Kita harus merubah mindset kita menjadi masyarakat yang bersahabat dengan turis. Karena kalau tidak bisa bersahabat, mereka tidak mau datang lagi. Jadi mau bikin kampung ini maju atau tidak maju tergantung bapak ibu sekalian,” jelasnya. Ia mengatakan akan mengajak putra asli Sigapiton untuk datang ke Pulau Jawa dan melihat bagaimana seharusnya mengelola obyek wisata. Infrastruktur juga akan melengkapi wilayah ini.

Baca juga:  Gandeng Lintas Pemangku Kepentingan, Kemenko Kemaritiman Rumuskan Data Ekonomi Maritim Nasional

Dalam penutupan sambutannya Menko Luhut minta masyarakat desa tersebut untuk selalu menjaga kebersihan. Karena kebanyakan wisatawan yang datang ke Sigapiton adalah untuk merasakan langsung kehidupan asli warga Desa Sigapiton. Desa Sigapiton selama ini dikenal dengan wisata budaya, wisatawan banyak berkunjung ke desa ini untuk merasakan kehidupan asli masyarakat. Selain itu, desa ini  juga dekat dengan Air terjun Binangalom yang langsung bermuara ke Danau Toba.

Tidak mau merusak

Menko luhut mengingatkan masyarakat di sana bahwa pemerintah tidak pernah berniat merusak keaslian desa Sigapiton.
“Rumah-rumah tradisional ini yang ada harus dipelihara. Tapi kuncinya disiplin, kerja keras, kebersamaan. Tidak bisa hanya omong saja. Tapi terkadang mereka banyak omong,  demo demo, ya… tidak perlu diprovokasi,” katanya meyakinkan para hadirin.

Sigapiton rencananya menjadi salah satu tempat yang akan dikunjungi oleh Raja Willem Alexander dan Ratu Maxima dari Belanda yang akan liburan di Kawasan Pariwisata Danau Toba, pada tanggal 13 nanti.

Pemerintah saat ini sedang mendorong 10 desa yang akan dijadikan desa wisata di kawasan Toba dan diharapkan dapat selesai pertengahan tahun ini. Sepuluh desa wisata tersebut yaitu Sipinsur, Tipang, Marbuntoruan, Sigapiton, Meat, Tarabunga, Huta Nilintong, Huta Ginjang, Hutanagodang, dan Dolok Martumbur.

Baca juga:  Menko Kemaritiman : Tuntaskan Masalah Lahan Agar KEK Mandalika Segera Dibangun

Dari sana Menko Luhut bertolak ke Sibosur untuk melihat lahan yang rencananya akan dijadikan pusat riset tanaman herbal.

Malam harinya Menko Luhut juga sempat melakukan telewicara dengan Adam Boehler Chief Executive Officer (CEO) International Development Finance Corporation (DFC) dari Washington DC. Dalam telewicara yang berlangsung hampir 30 menit ini, kedua pihak membicarakan tindak lanjut dari rencana-rencana investasi DFC seperti di Ibu kota baru dan infrastruktur.

Biro Perencanaan dan Informasi
Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel