BeritaFotoBerita DeputiDeputi 4

Pastikan Pengelolaan Sampah yang Lebih Baik di Bali, Menko Luhut Kunjungi TPS3R di Denpasar

Dibaca: 165 Oleh Kamis, 25 November 2021November 26th, 2021Tidak ada komentar
WhatsApp Image 2021 11 26 at 18.29.11
#Maritim #Kemaritiman #PorosMaritimDunia #SahabatMaritim 

SIARAN PERS
No.SP-763/HUM/ROKOM/SET.MARVES/XI/2021

Marves – Denpasar, Dalam rangkaian kunjungan kerja di Bali guna meninjau persiapapan penyelenggaraan pertemuan G20 tahun 2022, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, melakukan kunjungan ke TPS3R Sekar Tanjung di Sanur Kauh pada Kamis (25-11-2021).

Kunjungan dilaksanakan untuk meninjau progress penanganan sampah berbasis Reduce-Reuse-Recycle (3R) di hulu sekaligus memastikan kesiapan Pemerintah Daerah untuk pengelolaan sampah yang lebih baik menjelang penyelenggaraan G20.

“TPS3R Sekar Tanjung menjadi salah satu contoh dari pengelolaan sampah skala desa-berbasis 3R di hulu yang dapat mengurangi ketergantungan terhadap TPA Regional Suwung dan dapat meningkatkan ekonomi sirkular yang harus terus direplikasikan ke desa lainnya ” ujar Menko Luhut.

Sebagaimana diketahui bahwa TPA Regional Sarbagita di Kawasan Suwung, Sanur saat ini telah melebihi kapasitas dan akan segera ditutup. Kemenko Marves telah mengoordinasikan Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah di Sarbagita (Denpasar, Badung, Gianyar, dan Tabanan) untuk mendorong pengelolaan sampah secara terintegrasi hulu-hilir dan mengurangi ketergantungan terhadap TPA yang berbasis landfill.

Baca juga:  Deputi Safrie Terbang Ke NTB, Bahas Sekolah Pariwisata

“Kita akan terus mendorong pengelolaan sampah secara terintegrasi melalui optimalisasi TPS3R dan TPS Terpadu dengan penggunaan teknologi yang telah tersedia seperti RDF”, Menko Luhut menambahkan.

Pada kesempatan yang sama, Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan Lingkungan dan Kehutanan Nani Hendiarti, menyampaikan bahwa upaya dalam penanganan sampah di hulu tidak terlepas dari peran Pemerintah Daerah untuk terus melakukan pendampingan agar sistem dapat terbangun secara berkelanjutan.

“Pada tahun 2021 Pemerintah sudah menyiapkan anggaran tambahan berupa DAK Fisik untuk revitalisasi TPS3R yang telah terbangun namun belum beroperasi secara optimal dan membangun TPS3R baru di 4 kabupaten/kota sebagai upaya penanganan sampah berbasis masyarakat di kawasan Sarbagita” ujar Deputi Nani.
Berlokasi di Kelurahan Sanur Kauh, Kota Denpasar.

TPS3R Sekar Tanjung dibangun melalui pendanaan PUPR pada tahun 2017. Sejak tahun 2019 Pemkot Denpasar bekerja sama dengan LSM McKinsey melakukan pendampingan dan penguatan pengelolaan persampahan di TPS3R tersebut. Saat ini TPS3R Sekar Tanjung melayani pengelolaan sampah rumah tangga dari 2.000 KK dengan kapasitas pengolahan sampah hingga 6 ton per hari. TPS3R Sekar Tanjung dikelola oleh kelompok masyarakat dengan jumlah tenaga kerja berjumlah 20 orang yang merupakan masyarakat sekitar.

Baca juga:  Kemenko Marves Tinjau Program Pengembangan Superhub: Bali Maritime Tourism Hub (BMTH) 

Dalam kunjungan tersebut, hadir pula Gubernur Provinsi Bali, Walikota Denpasar, Direktur Jenderal Cipta Karya PUPR dan Direktur Pengelolaan Sampah KLHK. Walikota Denpasar menambahkan bahwa wilayah Denpasar memiliki keterbatasan dalam menyediakan lahan skala desa untuk pembangunan TPS3R, solusi yang sedang diupayakan adalah dengan membangun TPST dengan skala lebih besar untuk menangani sampah dari beberapa desa. Pemerintah Kota Denpasar telah mengidentifikasikan dua lokasi untuk pembangunan TPST tersebut.

Mendengar hal tersebut Menko Luhut menyampaikan, “Untuk Denpasar dengan keterbatasan dalam penyediaan lahan dapat didorong untuk dibangun TPST seperti TPST Samtaku yang telah dibangun di Badung dengan menerapkan teknologi yang lebih maju dalam pengolahan sampah yang kajiannya dapat didukung oleh Kementerian PUPR”.

BIRO KOMUNIKASI
KEMENKO BIDANG KEMARITIMAN DAN INVESTASI

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel