HeadlineArtikelBerita

Pemerintah Ajak Masyarakat Kelola Sampah Melalui Karya Seni

Dibaca: 20 Oleh Senin, 20 September 2021Tidak ada komentar
WhatsApp Image 2021 09 20 at 2.48.25 PM
#Maritim #Kemaritiman #PorosMaritimDunia #SahabatMaritim 

No.SP-584/HUM/ROKOM/SET.MARVES/IX/2021

Marves, Jakarta – Masih menyemarakkan Pekan Literasi Maritim, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan kembali menyelenggarakan resensi film yang bertajuk “Bude Jo Belajar Kelola Sampah” pada Senin, (20-09-2021).

“Film kini menjadi salah satu wadah yang baik untuk menyampaikan pesan bahwa ada berbagai masalah yang kita hadapi, salah satunya mengenai sampah di laut,” buka Rofi Al Hanif, Asisten Deputi Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah.

Menurutnya, sampah di laut merupakan akibat dari tidak terkelolanya sampah-sampah di darat dengan baik dan masih kurangnya pemahaman masyarakat akan pentingnya penanganan sampah. Laut kini menjadi sebuah tempat penampungan sampah terakhir yang tentunya menimbulkan berbagai dampak buruk bagi manusia dan ekosistem yang ada.

Penanganan sampah di laut pun kini sudah menjadi ambisi yang besar bagi pemerintah untuk ditangani. Berbagai upaya mulai dari pengukuhan kebijakan hingga sosialisasi masif terus dilakukan, “Kami membutuhkan kerjasama masyarakat untuk mengurangi sampah di laut ini, film yang digarap KLHK ini begitu ringan dan bagus untuk dicontoh oleh berbagai kalangan, khususnya kita yang setiap harinya terus memproduksi sampah,” tegasnya.

Baca juga:  Menko Luhut Virtual Narasumber Kongres XX Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII)

Menurutnya, kini kampanye dan sosialisasi tidak lagi dapat dilakukan secara langsung, melainkan harus disisipkan melalui berbagai pesan yang dapat digarap melalui karya seni seperti film ini.

“Masyarakat kini sejatinya sudah lebih sadar akan pentingnya pengelolaan sampah demi menjaga lingkungan dan sudah menjadikan ini sebagai bagian dari gaya hidup,” tegas Agus Supriyanto, Kepala Seksi Bina Peritel Direktorat Pengelolaan Sampah.

Kini, pemerintah tentunya akan terus berusaha untuk memaksimalkan berbagai upaya penanganan sampah dengan lebih giat lagi mensosialisasikannya dengan maksimal. Masyarakat kini harus sadar betul akan aksi terkecil mereka dalam mengurangi sampah harus ditanamkan setiap harinya.

Sepakat dengan hal tersebut, Wira Hardiprakoso selaku produser film seri ini cukup takjub dengan keadaan sampah yang tidak terolah begitu besar, “Saya jadi tahu banyak kalau memang manusia dari bangun tidur hingga tidur lagi itu memproduksi banyak sekali sampah, dan kalau tidak dikelola dengan maksimal, ya kembali lagi merugikan manusia,” ungkapnya. Beberapa langkah kecil seperti memilah sampah, memilih tindakan yang paling sedikit menghasilkan sampah, penerapan zero-wate living, tentu sangat berkontribusi bagi keadaan ini.

Baca juga:  Olimpiade Maritim 2019 Resmi Ditutup, Biro Umum Umumkan Juara Kompetisi

Melalui film ini diharapkan seluruh masyarakat Indonesia dapat mulai tersadar dan mau beraksi untuk mengurangi sampah plastik di Indonesia secara kolektif, demi masa depan bangsa ini yang bebas sampah. Kedepannya, pemerintah bersama dengan pihak-pihak lain akan terus mendorong dan mendukung program serupa yang memiliki manfaat bagi ekosistem dan manusia.

Biro Komunikasi
Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel