Artikel

Pemerintah Bersama Akademisi Rancang Rangkaian kegiatan Hari Maritim Nasional, Tenaga Ahli Menko Marves Minta Agar Aspek Kemaritiman Masuk Haluan Pembangunan

Dibaca: 19 Oleh Jumat, 19 Maret 2021April 3rd, 2021Tidak ada komentar
Pemerintah Bersama Akademisi Rancang Rangkaian kegiatan Hari Maritim Nasional, Tenaga Ahli Menko Marves Minta Agar Aspek Kemaritiman Masuk Haluan Pembangunan
#Maritim #Kemaritiman #PorosMaritimDunia #SahabatMaritim 

Siaran Pers

No.SP-184/HUM/ROKOM/SET.MARVES/III/2021

Marves – Tanjung Pinang, Untuk mewujudkan visi Indonesia sebagai poros maritim dunia beragam upaya dilakukan oleh pemerintah untuk memasukkan pemikiran maritim dalam program pembangunan. Kajian-kajian ilmiah maupun budaya untuk memerkuat basis pembangunan kemaritiman juga telah dilakukan.

Salah satunya adalah diskusi membahas pelaksanaan hari Maritim nasional dan pertemuan Kemaritiman tingkat nasional yang digelar oleh Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) bekerja sama dengan Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) pada Hari Jumat (19-3-2021). Diskusi tersebut dihadiri oleh Tenaga Ahli Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Tukul Rameyo Adi (Tukram) dan Kepala Biro Komunikasi Andreas Dipi Patria.

Dalam diskusi tersebut, Tenaga Ahli Menko Marves Tukram mengungkapkan bahwa pemerintah bersama dengan berbagai pemangku kepentingan telah memetakan semua agenda menuju Hari Maritim dari April hingga September . “Rangkaian kegiatan dari bulan April – Agustus 2021 kita akan melakukan FGD (Focus Group Discussion)/ Diskusi Kelompok Terpumpun dalam rangka membahas haluan kemaritiman dengan mengundang dosen dan rektor dari berbagai universitas,”ujarnya.

Baca juga:  Pulihkan Kondisi Ekonomi Nasional, Kemenko Marves Instruksikan Program Padat Karya Sudah Mulai Sebelum Ramadhan

Kemudian, pada periode Agustus hingga September, lanjut Tukram, pemerintah akan menjadikan bulan-bulan tersebut sebagai bulan literasi maritim. Bentuk acara tersebut antara lain open House, workshop, serta kegiatan lain yang bisa membangun wawasan terutama untuk kaum milenial. Lalu, pada puncak hari maritim nasional yang diperingati pada tanggal 23 September 2021, menurut Tukram akan diselenggarakan konferensi kemaritiman nasional. “Saya harapkan setiap tahun ada satu bulan diadakan bulan literasi Maritim, kita dapat memperkenalkan kegiatan apa yang dilakukan di Kemenko, kegiatan kegiatan apa saja yang menarik berkaitan dengan laut,” imbuhnya.

Namun, dia meminta agar angkaian kegiatan kegiatan tersebut dapat menjadi masukan bagi arah pembangunan. “Outcome yang pertama adalah seperti memulangkan sirih ke gagangnya Pinang ketampuknya artinya menjadikan haluan sebagai fokus pembangunan nasional,”tegasnya. Lalu, lanjutnya, outcome yang kedua adalah menjemput yang tertinggal, mengumpul yang terserak artinya pengetahuan pengetahuan yang terserak dikumpulkan lagi. “Outcome yang ketiga adalah membangkitkan batang terendam artinya apa yang diharapkan dari pemerintah daerah yang menjadi tuan rumah kegiatan tersebut, apakah dengan kegiatan kegiatan tersebut akan membangkitkan di sektor pariwisata”, papar Tukram.

Baca juga:  Tingkatkan Infrastruktur Pariwisata, Pemerintah Bangun Marina Center di Padang

Menyambung pernyataan Tukram, Kabiro Andreas mengungkapkan pentingnya memasukkan wawasan kemaritiman dalam arah haluan pembangunan. “Tanpa kita sadari dahulu kita mempunyai Garis Besar Haluan Negara (GBHN). Setelah reformasi diubah menjadi Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP). Pendiri bangsa ini mengambil konsep haluan sebagai arah pembangunan. Dan kenapa haluan karena bangsa kita banyak beraktifitas dengan laut,” ungkapnya.

Kini, sambung Kabiro Andreas, pemerintah telah membuat tim Kebijakan dan Strategis Pembangunan Kemaritiman (JAKSTRA) yang beberapa tahun terakhir memperjuangkan konsepsi kemaritiman masuk dalam RPJM, walaupun hanya sekitar 60 – 70 persen yang diadopsi. Diskusi ini turut hadir dosen Ilmu Komunikasi Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) Wahyudin sebagai narasumber.

Biro Komunikasi
Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel