Berita

Pemerintah Deportasi Pelaku Video Prank Masker

Dibaca: 57 Oleh Kamis, 6 Mei 2021Tidak ada komentar
Pemerintah Deportasi Pelaku Video Prank Masker
#Maritim #Kemaritiman #PorosMaritimDunia #SahabatMaritim 

No. SP-311/HUM/ROKOM/SET.MARVES/V/2021

Marves – Denpasar, Menindaklanjuti kasus maraknya video pelanggaran protokol kesehatan oleh Warga Negara Asing (WNA) yang melukis masker di wajahnya untuk mengelabuhi petugas keamanan di salah satu supermarket di Bali, Pemerintah Provinsi Bali menindak tegas dengan melakukan deportasi terhadap WNA bersangkutan.

“Salah satu kunci keberhasilan pemulihan pariwisata Bali adalah berjalannya protokol kesehatan secara menyeluruh. Untuk mencapainya, dibutuhkan baik ketegasan dan kedisiplinan dari pemerintah serta kerja sama dari masyarakat. Ini mencakup Warga Negara Indonesia (WNI) maupun WNA yang menetap di Bali,” tegas Deputi Bidang Koordinasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Odo R.M. Manuhutu pada Hari Rabu (5-5-2021).

Diapun melanjutkan, tindakan pemerintah Bali untuk menindak tegas dengan mendeportasi wisatawan mancanegara yang terbukti melanggar undang-undang membuktikan komitmen pemerintah Bali dalam menjaga kedisiplinan dalam pemberlakuan protokol kesehatan. Hal ini juga diharapkan dapat menjadi pembelajaran bagi wisatawan lainnya untuk tidak lagi melakukan pelanggaran.

Mekanisme penindaktegasan tersebut dipublikasikan dalam Konferensi Pers Pendeportasian Warga Negara Asing yang Melanggar Protokol Kesehatan pada Rabu (5-05-2021) di Kantor Kementerian Hukum dan HAM Wilayah Bali, Kota Denpasar dan dihadiri oleh Gubernur Bali I Wayan Koster, Kepala Kanwil Kemenkumham Bali Jamaruli Manihuruk dan Kepala divisi Kemigirasian Amrizal sebagai narasumber.

Baca juga:  Soal Kerusakan Terumbu Karang, Kemenko Maritim harap disediakan Pilotage dan Guide di Raja Ampat

“Akhir-akhir ini kami semakin sering mendapat laporan terkait pelanggaran yang dilakukan oleh wisatawan mancanegara. Sebagai destinasi wisata, tidak berarti Bali harus mentolerir para wisatawan yang berperilaku tidak sepantasnya dilakukan. Yakni tidak melakukan apa yang harus dilakukan di daerah wisata untuk menghormati peraturan dan budaya yang berlaku,” papar Gubernur Bali I Wayan Koster.

Gubenur Wayan melanjutkan, Bali akan tetap tegas dalam menegakkan aturan hukum yang ada di Indonesia dan di Bali. Ini merupakan suatu cara untuk menjaga kewibawaan sebagai negara yang berdaulat.

“Saya menyampaikan kepada seluruh pihak, terutama para WNA yang telah melakukan pelanggaran yang telah terbukti oleh proses pemeriksaan oleh Kemenkumham dan Satpol PP. Apa yang kita lakukan hari ini adalah suatu upaya untuk memberikan pembelajaran bagi semua wisatawan baik mancanegara maupun domestik,” pungkas Gubernur Wayan.

Leia Se, WNA asal Rusia yang merupakan seorang Youtuber setelah video prank (lelucon) maskernya sempat viral, kemudian menjalani pemeriksaan dan terbukti melanggar Peraturan Gubernur Bali No. 10 Tahun 2021 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya dan Pengendalian Coronavirus Disease-19 dalam Tatanan Kehidupan Era Baru. WNA itu terbukti telah melanggar aturan protokol kesehatan kemudian mempublikasikannya dalam bentuk rekaman video sebanyak tiga kali. Untuk itu, yang bersangkutan akan dideportasi kembali ke kota asalnya di Moskow, Rusia pada hari yang sama.

Baca juga:  Kebangkitan Olahraga Bahari Nasional Meriahkan Pesta Sail Selat Karimata

Biro Komunikasi
Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel