Deputi 5Berita Deputi

Pemerintah Dorong Digitalisasi UMKM Melalui Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia

Dibaca: 198 Oleh Rabu, 10 Juni 2020Juni 14th, 2020Tidak ada komentar
Pemerintah Dorong Digitalisasi UMKM Melalui Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia
#Maritim #Kemaritiman #PorosMaritimDunia #SahabatMaritim 

Marves-Jakarta, Pemerintah mendorong penggunaan platform digital sebagai sarana pemasaran bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Melalui Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia pemerintah mematok target 2 juta UMKM bergabung menggunakan platform digital ini.

Deputi Bidang Koordinasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves), Odo R.M. Manuhutu mengatakan, hampir seluruh sektor ekonomi di Tanah Air termasuk UMKM terkena dampak pandemi covid-19.

“Dampaknya kalau kita lihat adalah penurunan penjualan terutama di offline. Sementara di waktu yang sama ada penigkatan penjualan online 10% hingga 30% terutama di saat masa lebaran,” kata Deputi Odo dalam acara Dialog Indonesia Bicara, Rabu (10/6/2020) malam.

Deputi Odo mengatakan, pemerintah menangkap keresahan UMKM yang menginginkan adanya peningkatan penjualan melalui platform digital. Atas dasar itu akhirnya lahir Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia.

“Kebijakan ini kita ambil lebih bottom up aproach pendekatannya. Gerakan ini juga melibatkan multistakeholders. Jadi ini bukan hanya dari masyarakat tapi juga pemerintah mendukung. Di tingkat pemerintah antar-beberapa kementerian lembaga juga mendukung kegiatan ini,” kata Deputi Odo.

Baca juga:  Dialog dan Silaturahmi Menko Maritim bersama Forum Bupati APKASI Ministrial Forum

Ada dua target utama pemerintah melalui gerakan ini. Pertama, mendorong 2 juta UMKM menggunakan platform digital. Data yang dihimpun Kemenko Marves menyebutkan saat ini ada lebih dari 60 juta UMKM. Dari angka itu baru 8 juta UMKM yang menggunakan platform digital.

“Tujuannya adalah meningkatkan dari 8 menjadi 10 juta UMKM menggunakan platform digital. Melalui gerakan ini kami berharap jumlahnya naik 2 juta,” kata Deputi Odo.

Kedua, mendorong masyarakat Indonesia membeli produk-produk buatan bangsa sendiri. “Ini semangat dari Presiden dan masyarakat bahwa kita perlu lebih mendukung produk-produk yang diciptakan anak muda Indonesia,” imbuh Deputi Odo.

Kabar baiknya, sejak tiga minggu Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia diluncurkan pada pertengahan Mei 2020, ada lebih dari 190 ribu UMKM bergabung ke dalam platform digital. Sementara data satu minggu terakhir menunjukkan angka penjualan produk kuliner dan fashion meningkat hampir 2.000% di semua platform digital.

“Data ini dihimpun dari semua platform digital. Artinya ada perubahan perilaku dari masyarakat kita. Ada potensi yang selama ini kurang termanfaatkan,” ucapnya.

Baca juga:  Gandeng Kemenko Maritim, BKI Resmi menjadi Badan Klasifikasi Indonesia Kategori RO

Untuk menunjang proses digitalisasi ini, pemerintah terus berupaya meningkatkan pengetahuan serta kualitas produk UMKM. “Karenanya pemerintah terus membuat pelatihan bagaimana berjualan di platform digital, kemudian packaging. Agar UMKM kita semakin maju,” pungkasnya.

Biro Komunikasi
Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel