Berita

Pemerintah Dukung Penggunaan QRCODE PeduliLindungi Untuk Lindungi Masyarakat Indonesia dari Paparan Covid-19

Dibaca: 140 Oleh Rabu, 17 November 2021Tidak ada komentar
isoter5
#Maritim #Kemaritiman #PorosMaritimDunia #SahabatMaritim 

SIARAN PERS
No.SP-735/HUM/ROKOM/SET.MARVES/XI/2021

Marves – Jakarta, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut B. Pandjaitan turut hadir dalam Webinar Konsistensi Penggunaan QRCODE PeduliLindungi untuk perlindungan masyarakat indonesia secara daring pada Rabu (17-11-2021).

Menko Luhut mengatakan pada awal penerapannya PeduliLindungi masih mengalami masalah namun saat ini PeduliLindungi telah berkembang sangat pesat. “Hanya dalam tiga setengah bulan PeduliLindungi telah digunakan lebih dari 170 juta kali dengan penggunaan harian mencapai lebih dari 3 juta kali,” ujarnya.

Diapun mengungkapkan bahwa aplikasi  PeduliLindungi juga sudah terintegrasi dengan aplikasi lainnya mulai dari taksi online hingga platform e-commerce.  Tidak hanya itu, Kementerian Kesehatan juga mengintegrasikan PeduliLindungi  dengan berbagai aplikasi yang serupa di negara lainnya.

Menurutnya hal yang paling membanggakan dari aplikasi PeduliLindungi  ini sepenuhnya dibuat dikembangkan oleh anak-anak muda bangsa Indonesia. “Dengan PeduliLindungi sebagai bagian integral dari strategi penanganan Pandemi Covid-19 hingga saat ini kita mampu menjaga kasus tetap pada tingkat yang rendah, meski mobilitas aktifitas  masyarakat sudah sangat meningkat tajam,” urai Menko Luhut.

Baca juga:  Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut B. Pandjaitan Menghadiri Undangan Peluncuran Buku Biografi Bapak Agus Martowardojo

Secara detil, dia juga menjelaskan bahwa dalam 10 hari terakhir jumlah kasus harian nasional  mampu dijaga di bawah kisaran 500 kasus per hari dan angka kematian juga menurun drastis. “Namun sekali lagi kita tidak boleh lengah, kita harus tetap hati-hati karena saat ini kasus dunia kembali meningkat ,” tegas Menko Luhut.

Lebih lanjut, kehati-hatian perlu dipertimbangkan atau dilakukan sehingga potensi kenaikan mobilitas pada periode Natal dan Tahun baru tidak terjadi. “Jika nanti persipan perayaan Natal dan tahun baru dilakukan tindakan-tindakan oleh pemerintah untuk membatasi kegiatan-kegiatan kita, saya mohon masyarakat paham supaya Quartal 1 tahun depan kondisi bisa lebih baik,” pintanya.

Selain itu, Menko Luhut  sangat mengapresiasi konsistensi penggunaan QRCODE PeduliLindungi untuk perlindungan masyarakat Indonesia.

“Kalau saya ibaratkan dengan kondisi perang dengan PeduliLindungi kita sudah punya senjata canggih untuk mencegah kasus kembali meningkat,” tuturnya.

Namun demikian, Menko Luhut mengatakan bahwa senjata yang paling canggih sekalipun tidak akan efektif jika tidak digunakan dengan baik. Hal ini dikatakannya karena dia melihat kedisiplinan pemakaian aplikasi Peduli Lindungi mulai menurun seiring  menurunnya jumlah kasus positif.

Baca juga:  Tingkatkan Kualitas Pelaporan, Kemenko Marves Gelar Bimbingan Teknis

Di akhir paparannya Menko Luhut menyampaikan apresiasi pada Hippindo yang telah memainkan perannya dengan baik. “saya minta kita semua tetap bahu membahu untuk bekerja sama menuntaskan penyelesaian masalah ini dan saya yakin kalau kita semua kompak semua bekerja sama dengan baik semua masalah bisa dapat kita selesaikan,” pungkasnya.

Biro Komunikasi
Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel