Berita DeputiDeputi 5

Pemerintah Gelar Pelatihan Racik Kopi dan Sosialisasi HKI Pada Komunitas Kopi

Dibaca: 11 Oleh Kamis, 8 April 2021Tidak ada komentar
Pemerintah Gelar Pelatihan Racik Kopi dan Sosialisasi HKI Pada Komunitas Kopi
#Maritim #Kemaritiman #PorosMaritimDunia #SahabatMaritim 

Siaran Pers

No.SP-235/HUM/ROKOM/SET.MARVES/IV/2021

Marves Semarang, Pemerintah melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) yang didukung oleh Kemenko Marves menggelar kegiatan Racik kopi dan Diskusi Hak Kekayaan Intelektual (KREASI) di Semarang pada Selasa-Kamis (6-8 April 2021). Acara yang diikuti oleh 30 orang peserta dari asosiasi/komunitas kopi tersebut merupakan bentuk sosialisasi HKI dan peningkatan kapasitas dan keterampilan meracik kopi.

Secara detil Sekretaris Deputi Bidang Industri dan Investasi, Kemenparekraf Ahmad Rekotomo menjelaskan bahwa ketiga puluh peserta yang mengikuti acara ini diseleksi melalui pendaftaran online. “Kriterianya adalah memiliki minat dan/atau pengalaman di bidang kopi, usia 20-30 tahun, domisili di Kota Semarang dan sekitarnya, wajib mengikuti seluruh rangkaian acara, memiliki akun media social, melakukan pendaftaran dan tergabung dalam asosiasi/komunitas kopi menjadi nilai tambah calon peserta,” jelasnya.

Acara KREASI ini dipandu dan dibimbing langsung oleh Edy Panggabean (Ketua Pembina Masyarakat kopi Indonesia), Rabika Fakabir dan Yohanes Paulus Selly (Anggota Masyarakat Kopi Indonesia). Peserta diberikan materi mulai dari pengenalan Cherry Bean, pemilihan biji kopi, penyangraian kopi, sampai me “roaster” biji kopi dan mengolahnya baik secara manual maupun secara modern, denga cara yang tepat dan perhitungan yang cermat sehingga dapat menghasilkan cita rasa kopi berkualitas tinggi  yang dapat disajikan dengan skala internasional.

Baca juga:  Wujudkan Pariwisata Jadi Pilar Ekonomi Indonesia, Kemenko Maritim Dorong Pembangunan Marina di Kepri

Kepala Bidang Penyelesaian Sengketa Kekayaan Intelektual Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kemenko Marves Ervan Susilowati (Susi) yang hadir dalam acara ini menjelaskan bahwa Penguatan KREASI dapat dilaksanakan berkelanjutan sebagai salah satu bentuk peningkatan pengetahuan kapasitas,  kemampuan dan keterampilan masyarakat khususnya para peserta KREASI, sehingga dapat terus menghasilkan produk yang berkualitas  dan di akui standar dunia.

“Para pemilik merek dan IG, khususnya kopi bukan saja dapat menanam dengan benar namun juga dapat meracik dan menyajikannya sesuai standart Internasional sehingga bukan saja memberikan nilai tambah bagi SDM-nya juga memberikan nilai tambah bagi produknya, serta mempertahankan kualitas, kuantitas dan kontinuitas,” pungkas Kabid Susi.

Biro Komunikasi
Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel