BeritaBerita DeputiDeputi 6

Pemerintah Optimis Investasi Jalan Terus Meski Pandemi

Dibaca: 93 Oleh Selasa, 9 Juni 2020Tidak ada komentar
Pemerintah Optimis Investasi Jalan Terus Meski Pandemi
#Maritim #Kemaritiman #PorosMaritimDunia #SahabatMaritim 

Marves-Jakarta, Dampak wabah virus Corona (Covid-19) tidak hanya merugikan sisi kesehatan. Virus ini bahkan turut memengaruhi perekonomian negara-negara di seluruh dunia, tak terkecuali Indonesia, Ekonomi global dipastikan melambat.

Deputi Bidang Koordinasi Investasi dan Pertambangan, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves), Septian Hario Seto, mengatakan dampak wabah covid-19 ini sangat dirasakan sektor ekonomi baik dari sisi suplai dan permintaan. “Karena pabrik tutup, ada lock down, sehingga suplai ke pasar terganggu. Sementara dari sisi permintaan juga terganggu karena konsumen tidak bisa belanja dan juga kehilangan pendapatan akibat adanya pembatasan aktivitas,” kata Deputi Seto di Jakarta, Selasa (09-06-2020).

“Para ahli ekonomi mengatakan krisis ekonomi yang disebabkan Covid-19 ini dampaknya akan sama dengan great depression di tahun 1930an, tak bisa disamakan dengan krisis tahun 97/98 atau 2008/2009. Yang membedakan itu tadi, dua hal yang langsung kena yaitu sisi suplai dan permintaan, dan ini kena hampir ke seluruh dunia sehingga dampak ekonominya cukup signifikan,” imbuhnya.

Baca juga:  Menko Luhut kepada Para Walikota: Sampah Plastik Musuh Kita Bersama

Meski terjadi di seluruh dunia, Deputi Seto mengatakan pemerintah tetap optimis, meskipun harus hati-hati, menghadapi pelambatan ekonomi yang terjadi akibat pandemi.

“Dalam kasus Indonesia kita cukup beruntung karena pasar domestiknya sangat besar. Sehingga kita melihat pertumbuhan ekonomi kita di kuartal I 2020 memang turun, tetapi masih positif. Di sejumlah negara lain bahkan ada yang negatif,” katanya.

Dari sisi investasi, Deputi Seto mengatakan pemerintah masih optimis dan akan fokus pada investasi yang bersifat strategis. Artinya investasi yang bisa memberi nilai tambah atas kekayaan alam Indonesia, menciptakan pemerataan pertumbuhan, dan menciptakan lapangan kerja.

Menurut Deputi Seto, sejauh ini belum ada pembatalan komitmen investasi. Dia menyebutkan investasi Hyundai untuk pembangunan pabrik mobil dan mobil listrik sebagai contoh. Sedianya pihak Hyundai melakukan ground breaking pabrik mobil mereka pada April tahun ini, namun ditunda hingga November nanti.

“Satu lagi investasi pabrik susu senilai 4 triliun. Seharusnya semester I tahun ini tapi juga terpaksa harus ditunda karena banyak tenaga ahli mereka yang belum bisa datang. Dua contoh itu menjadi indikator Indonesia masih menarik untuk investor. Saya menyebutkan kita optimis tapi juga harus tetap hati-hati,” tutupnya.

Baca juga:  Implementasi Pariwisata Danau Toba, Menko Luhut : Setiap Pihak Harus Bekerja Total

 

Biro Komunikasi
Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi

Plt Kepala Biro Komunikasi : (Andreas D. Patria-085776137116)

Instagram : @kemenkomarves
Twitter : @kemenkomarves
Facebook : Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel