BeritaFoto

Pemerintah Siapkan Program Peningkatan Kesejahteraan di Tiga Provinsi

Dibaca: 44 Oleh Jumat, 25 Juni 2021Juni 29th, 2021Tidak ada komentar
Pemerintah Siapkan Program Peningkatan Kesejahteraan di Tiga Provinsi
#Maritim #Kemaritiman #PorosMaritimDunia #SahabatMaritim 

SIARAN PERS

No.SP-392/HUM/ROKOM/SET.MARVES/VI/2021

Marves – Jakarta, Pemerintah tengah menyiapkan beberapa program pembangunan infrastruktur, pertanian, peternakan dan penyediaan air untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Bali.

Guna membahas program tersebut lebih detil, Menko Marves Luhut B. Pandjaitan pimpin rapat koordinasi virtual pada Hari Jumat (25-6-2021). Rakor ini diikuti beberapa menteri, pejabat daerah serta kementerian dan lembaga terkait, antara lain Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Pangdam IX Udayana Maruli Simajuntak, Wagub NTT Josef Nae Soi, Asisten Gub NTB, serta perwakilan-perwakilan dari kementerian lain.

Menko Luhut menyampaikan bahwa pemerintah tengah menyiapkan program yang bakal menjadi model penyediaan air bersih dan perbaikan taraf hidup masyarakat melalui pertanian dan perikanan.

Dalam progam tersebut, yang diinisiasi oleh Pangdam IX Udayana, Menko Luhut juga menyarankan pelibatan universitas dengan program kampus merdekanya. “Saya juga mengharapkan program-program yang tidak besar tapi applicable bagi masyarakat di pelosok seperti proyek ternak ayam, rakyat harus dididik dalam cara beternak dan tentara yang akan menjadi pengawas. Di daerah daerah tentara sangat memaikan peran yang besar”, saran Menko Luhut.

Baca juga:  The 2nd Technical Working Group Meeting on the Establishment of a Regional Cooperation Agreement Against Crimes Related to Fisheries

Soal persiapan program pertanian, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menyampaikan bahwa pihaknya tengah menyusun program yang terukur, realistis dan jelas. “Saya akan siapkan apabila mereka akan menanam padi, jagung, kedelai, kacang hijau. Saya akan siap laksanakan”, tegas Menteri Shahrul.

Sementara itu, terkait program kelautan yang disiapkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di NTB, Menteri KP Sakti Wahyu Trenggono menyampaikan pada tahun 2022 pihaknya mempunyai program pembuatan tambak besar yang terintegrasi dengan skala besar 1000 Ha.

“Ada satu model di dalamnya kita yang buatkan ada irigasi, tandon, pakan ada laboratorium, lalu masyarakat bisa diberdayakan sebagai pegawai kemudian setiap panen akan dilakukan bagi hasil dari keuntungan bersih”, terang Menteri Trenggono.

Lebih jauh, dia melanjutkan bahwa model tersebut sudah dihitung, terutama karena fokus perhatian kementeriannya adalah bagaimana nilai tukar bagi petambak.

Selain itu, Menteri KP juga menyampaikan program lain yang kini dilaksanakan di NTB, yakni Pelabuhan Teluk Awang akan dijadikan pelabuhan perikanan ramah lingkungan (eco fishing port) karena mempunyai potensi ikan tuna.

Baca juga:  Menko Luhut Vidcon Rakor Perihal Percepatan Pembangunan Jalan Tol Cisumdawu

“Selanjutnya kita akan kembangkan budidaya rumput laut di Sumba Timur dan akan dibuatkan skala besar karena pasarnya sangat bagus”, lanjut Menteri Trenggono.

Beralih ke soal penyediaan air bersih di Provinsi NTT. Pangdam IX Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak menyampaikan bahwa Kementerian PUPR sudah melakukan survey terkait pompa hidran. Hasilnya, telah ada 89 titik pompa hidran di NTT dan pompa-pompa tersebut dapat memenuhi kebutuhan bagi 15.625 kepala keluarga.

“Rencana kami akan menyediakan hingga 202 pompa hidran, dengan rincian 147 buah di NTT sisanya di Bali dan NTB. Dari 202 pompa hidran targetnya mampu mencukupi kebutuhan air bagi 36 ribu lebih kepala keluarga, 145 ribu jiwa, 8720 meter kubik per hari”, ujar Pangdam Maruli.

Program lain, sambung Pangdam Maruli adalah Program plasma ayam (kemitraan peternak) dengan 2000 ekor per tempat dan profit yang didapatkan sebesar 75 persen untuk para pekerja.

Biro Komunikasi
Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel