HeadlineBerita DeputiDeputi 3

Pengembangan KBLBB Terus Diwujudkan Secara Bertahap

Dibaca: 139 Oleh Senin, 5 Oktober 2020Tidak ada komentar
Pengembangan Ekosistem Kendaraan Listrik Berbasis Baterai Terus Diwujudkan Secara Bertahap
#Maritim #Kemaritiman #PorosMaritimDunia #SahabatMaritim 

Marves-Jakarta, Pemerintah memperkuat komitmen untuk terus mengembangkan ekosistem kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB). beserta infrastruktur pendukungnya. Pengembangan tersebut, menurut Plt Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi Kemenko Marves, Ayodhia GL Kalake dilaksanakan melalui berbagai tahapan.

“Pemerintah sangat berkomitmen kuat untuk terus mengembangkan KBLBB. Pemerintah berharap ini menjadi pilihan utama, tetapi memang harus bertahap, dengan terus memberikan dukungan penuh,” ujarnya saat menjadi narasumber di stasiun televisi CNBC Indonesia, Senin (5-10-2020).

Bentuk dukungan yang diberikan, menurut Plt Deputi Ayodhia, antara lain ; dengan memberikan insentif khusus kepada pabrikan atau industri yang mengembangkan KBLBB, dan terus mendorong pengembangan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).

“Sudah ada investor asing yang membangun industri skala besarnya di Indonesia, kita pun, setahap demi setahap akan mengganti kendaraan dinas menjadi KBBLB. Beberapa Pemerintah Daerah juga memberikan insentif untuk KBLBB seperti DKI, Bali, Jawa Barat. Seperti Pemprov DKI, yang tidak mengenakan/membebaskan biaya bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB) untuk KBLBB,” jelasnya.

Baca juga:  Kebut Pengembangan Industri, Pemerintah Koordinasi tentang Tata Kelola Pengembangan Produk Mutiara

Adapun, mulai 1 Oktober 2020, Bank Indonesia (BI) membebaskan uang muka untuk kendaraan yang bewawasan lingkungan, yaitu KBLBB, menurut BI kebijakan ini dikeluarkan untuk menjaga lingkungan sekaligus meningkatkan perekonomian. Dan pemerintah juga akan memasukkan KBLBB ke dalam e-catalogue. Selain juga dengan adanya perusahaan transportasi online dan perusahaan taksi nasional yang menggunakan KBLBB sebagai bagian dari armadanya.

Selain produsen otomotif besar asal Korea Selatan, Hyundai yang berinvestasi KBLBB. Pemerintah melalui Menko Marves Luhut B. Pandjaitan juga terus berkomunikasi dengan pabrikan otomotif besar asal Jerman dan juga Tesla.

“Khusus untuk Tesla, pihak Tesla secara informal sudah menghubungi pak Menko Luhut, tetapi ini masih penjajagan awal dan belum terlalu detail. Kita perlu diskusi lebih lanjut bersama pihak Tesla,” pungkas Plt Deputi Ayodhia.

Terkait KBLBB yang direncanakan menjadi kendaraan dinas Kementerian/Lembaga/BUMN/D, maka diperlukan Surat Edaran dari institusi terkait, dan ditargetkan mulai tahun 2021 hingga tahun 2024 sudah terwujud. Sementara,  KBLBB roda dua produksi dalam negeri sudah masuk ke dalam e – catalogue inovasi.

Baca juga:  Cinta Olahraga bersama Sepeda Nusantara

Biro Komunikasi Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi

 

 

Pengembangan Ekosistem Kendaraan Listrik Berbasis Baterai Terus Diwujudkan Secara Bertahap    Pengembangan Ekosistem Kendaraan Listrik Berbasis Baterai Terus Diwujudkan Secara Bertahap

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel