Deputi 2BeritaBerita Deputi

Pengembangan Geopark Nasional Raja Ampat Terus Dikawal Oleh Kemenko Marves

Dibaca: 71 Oleh Rabu, 10 Juni 2020Juni 12th, 2020Tidak ada komentar
Pengembangan Geopark Nasional Raja Ampat Terus Dikawal Oleh Kemenko Marves
#Maritim #Kemaritiman #PorosMaritimDunia #SahabatMaritim 

Marves – Jakarta, Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Maritim, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves), Safri Burhanuddin mengatakan, bahwa perlu disiapkannya rencana dan masterplan untuk pengembangan geopark Raja Ampat, sehingga menurutnya apabila segalanya dipersiapkan dengan matang maka akan berpotensi untuk dapat masuk dalam Destinasi wisata super prioritas dalam 5-10 tahun ke depan.

“Nah ini kita perlu persiapan, karena kita negara kepulauan maka yang pertama harus kita ketahui bahwa kepulauan memiliki sedikit handicap, untuk mencapai kesana tidak bisa melalui jalur darat. Sehingga yang menjadi pertanyaan selanjutnya adalah bagaimana kita menuju daerah itu, melalui laut dan udara. Jelas bahwa fasilitas itu harus ada dan memadai, kami mencoba untuk mencari tahu bagaimana publikasi Geopark secara maksimal dan efektif,” ujarnya dalam Webinar Bincang Mingguan Geopark yang bertemakan “Aspiring UNESCO Global Geopark – Geopark Nasional Raja Ampat”, Rabu (10/06/2020).

Dia mencontohkan UNESCO Global Geopark (UGGp) Oki Island di Jepang, yang menurutnya hebat sekali karena dinilai sudah menerapkan pelayanan kelas satu dan hal ini mulai dirasa sejak penerimaan kedatangan para pengunjung. ”Dari sejak pesawat turun/landing, sudah tersedia semua informasi, dan seluruh informasi mengenai apa saja yang tersedia lengkap dimuat pada Laman web.

Baca juga:  Menko Luhut Menghadiri Undangan Sebagai Penceramah Peserta PPRA LVII dan PPRA LVIII Tahun 2018 Lemhanas RI

“Berbicara mengenai kepulauan dan pengembangan Geopark potensial, tentu bukan hanya satu pulau, kita berbicara tentang Raja Ampat, Bangka Belitung dan juga Natuna. Pada masing-masing pulau harus jelas apa kegiatan dan aktivitas yang akan kita tonjolkan, di data, di foto, sebagai bahan upaya promosi (berupa travel pattern) sehingga wisatawan bisa menghitung perkiraan berapa hari waktu yang akan dihabiskan disana,” jelasnya. Deputi Safri juga menjelaskan, bahwa dalam persiapan pengembangan Geopark salah satu yang dibutuhkan untuk mempromosikan destinasi wisata adalah tersedianya web page, yang merupakan salah satu unsur visibilitas dari 4 dasar pengembangan geopark.

Lebih lanjut Deputi Safri menyampaikan bahwa laut mempunyai peranan yang penting bagi masyarakat disekitarnya bila dimanfaatkan secara baik dan seimbang. Namun harus ada konservasi, dijaga kebersihannya, juga pelestarian terumbu karangnya. Terkait dengan posisinya berupa kepulauan, kemudahan akses menuju lokasi penting dalam pengembangan pariwisatanya.
“Keunikan Raja Ampat, bukan hanya karena rangkaian pulau-pulaunya saja namun juga keragaman tanamanbuah-buahannya dan keindahan alam bawah lautnya yang sangat luar biasa karena memiliki flora dan fauna endemik. Yang menjadi perhatian adalah bagaimana management atau pengelolaannya sehingga biodiversity dan cultural diversity-nya bisa dijadikan satu menjadi nilai tersendiri yang berkelas internasional.” jelasnya.

Baca juga:  Terkait Optimalisasi Pengelolaan JDIH, Kemenko Maritim Koordinasi dengan Biro Hukum Sekretariat Daerah Pemprov Kalsel

Ditambahkan pula ”Salah satu lokasi wisata laut yang sangat indah adalah Indonesia Timur, karena unik, bervariasi terumbu karangnya dan juga hal lainnya yang sangat menarik. Selain itu memiliki sejarah yang kuat sehingga kita harapkan baik Raja Ampat maupun Natuna bisa menjadi kandidat Unesco Global Geopark,” ujarnya.
Deputi Safri menyampaikan bahwa keunikan dari Indonesia, selain berada di darat, juga di bawah lautnya. “Darat dengan wisata gunung api mudanya, sedangkan bawah laut dengan karang dan kehidupannya lautnya yang sangat indah. Hal ini harus terus terjaga agar Geopark Nasional Raja Ampat layak menjadi UNESCO Geopark Global. Diharapkan kedepannya Geopark akan menjadi tempat tujuan wisatawan High End Consumer yaitu wisatawan ber-income besar yang mengutamakan kualitas,” tutupnya.

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel