FotoBerita DeputiDeputi 4

Percepat Penanganan Sampah, Deputi Nani “Integrasikan Semua Pendekatan demi Capaian Target yang Maksimal.”

Dibaca: 14 Oleh Jumat, 26 Maret 2021Tidak ada komentar
Percepat Penanganan Sampah, Deputi Nani “Integrasikan Semua Pendekatan demi Capaian Target yang Maksimal.”
#Maritim #Kemaritiman #PorosMaritimDunia #SahabatMaritim 

SP-195/HUM/ROKOM/SET.MARVES/III/2021

Marves – Medan, Dalam rangka koordinasi penanganan sampah terintegrasi Kota Medan, Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Nani Hendiarti melakukan kunjungan kerja sekaligus rapat koordinasi di Medan pada Kamis, 25-03-2021. Turut serta dalam kunjungan tersebut perwakilan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, dan beberapa Organisasi Perangkat Daerah Provinsi Sumatera Utara, Kota Medan, dan Kabupaten Deli Serdang.

“Persoalan sampah, merupakan hal yang serius serta urgen untuk ditangani, penanganan secara konvensional sudah tidak dapat lagi diterapkan. Diperlukan pendekatan ekonomi sirkular, di mana sampah harus dapat dimanfaatkan sehingga bernilai ekonomi,” buka Deputi Nani dalam rangkaian kunjungannya. Menurutnya, residu sampah saja yang harusnya diangkut ke TPA, itupun untuk dilakukan pemrosesan akhir, bukan sekedar dibuang. Penerapan teknologi juga menjadi hal penting yang harus diperhitungkan.

“Pemanfaatan sampah menjadi sumber energi terbarukan, baik sebagai energi listrik maupun melalui teknologi RDF menjadi pilihan konkret yang sedang dikembangkan,” imbuhnya. Walikota Medan, Bobby Nasution juga telah menugaskan Dinas Kebersihan kotanya untuk melakukan tinjauan langsung ke berbagai percontohan penerapan teknologi pengolah sampah menjadi energi listrik (PSEL) di Bantar Gebang dan instalasi RDF di Cilacap. Diharapkan, tinjauan tersebut dapat diaplikasikan di kota Medan dan dapat memberikan manfaat yang serupa.

Baca juga:  Menko Luhut Bahas Patimban Bersama Menhub Budi

Selain melakukan rapat koordinasi, Deputi Nani bersama Walikota Bobby juga melakukan kunjungan lapangan ke beberapa tempat, yaitu Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Terjun dan calon lokasi TPA Regional Sumatera Utara di Kecamatan Sinembah Tanjung Muda (STM) Hilir Talun Kenas. Menurut Deputi Nani, lokasi STM Hilir cukup ideal untuk menampung sampah dari Kabupaten Deli Serdang dan bagian Selatan Kota Medan.

“Lokasi STM Hilir Medan ini cocok untuk dijadikan TPA Regional, di mana bukan sebagai tempat pembuangan tetapi sebagai tempat pemrosesan akhir,” ungkap Deputi Nani. Diharapkan residu sampah yang datang dari sebagian kecamatan di Kota Medan dapat diolah di sini. Sementara itu, di Kota Medan itu sendiri sudah ada yang beroperasi yaitu TPA Terjun, akan disiapkan teknologi pengolahan sampah RDF, yang akan mengolah sampah menjadi bahan bakar jumputan padat untuk dijadikan co-firing di PLTU atau industri pengguna batubara lainnya. Akan dibangun pula Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST), sebagai tempat pengolahan sampah skala kawasan bagi kecamatan terdekat dimana 48% sampah organik akan diolah menjadi pupuk dan sisanya sampah non-organik dilakukan daur ulang.

Baca juga:  Menko Maritim:Sederhanakan regulasi, bangun konektivitas demi mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia

“Kita harus meningkatkan target yang ada, jika 2022-2023 berbagai rencana ini dapat direalisasikan, 50-60% target akan tercapai di tahun yang sama. Kita dapat meningkatkan penanganan sampah, sehingga pendekatan yang digunakan harus terintegrasi,” tegas Deputi Nani. Tidak hanya satu solusi tetapi berbagai pendekatan seperti RDF, TPS-3R, Bank Sampah, TPA harus terintegrasi. Sehingga, hasilnya akan dengan nyata terlihat. Menurut Deputi Nani, masyarakat juga harus diajak terjun langsung dalam menangani permasalahan sampah yang ada. Program Pilah Sampah dari Rumah sangat membantu dan perlu disosialisasikan secara masif dan akan terus dipersiapkan.

“Kami menyambut baik, saat ini telah tersedia lahan seluas 16.3 Ha untuk calon TPA Regional dan sedang kami usulkan untuk ditambah 50 Ha lagi, dan kami siap untuk berkolaborasi dengan semua pihak untuk mempercepat proses yang ada demi realisasi pembangunan,” ungkap Wali Kota Medan, Bobby Nasution. Diharapkan, proses pembangunan akan berjalan lancar dan realisasi pengurangan sampah yang ditangani akan segera berjalan.

Biro Komunikasi
Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi

Baca juga:  Menko Luhut Pimpin Video Conference Meeting Bersama dengan Tesla

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel