FotoBerita DeputiDeputi 1Penguatan Implementasi Reformasi Birokrasi

Perkuat SDM Kemenko Marves, Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi adakan penyusunan Analisis Jabatan dan Analisis Beban Kerja

Dibaca: 85 Oleh Senin, 23 November 2020Tidak ada komentar
Perkuat SDM Kemenko Marves, Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi adakan penyusunan Analisis Jabatan dan Analisis Beban Kerja
#Maritim #Kemaritiman #PorosMaritimDunia #SahabatMaritim 

Marves, Bogor – Menindaklanjuti rapat teknis review Formasi Kebutuhan Pegawai Pasca Kebijakan Penyederhanaan Birokrasi di Lingkup Kemenko Marves oleh Biro Hukum, Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi adakan penyusunan Analisis Jabatan (Anjab) dan Analisis Beban Kerja (ABK) di Bogor, pada Senin (23-11-2020).

“Dalam rangka mengetahui kebutuhan pegawai di Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi, rapat penyusunan ini dianggap perlu dilakukan demi mengikuti arahan Presiden RI terkait pembangunan Indonesia dalam lima isu prioritas utama, dan menekankan pada dua isu yaitu Pembangunan SDM dan Penyederhanaan Birokrasi,” ungkap Sekretaris Deputi Ishak O. Manafe. Selain itu, penyusunan ini juga merupakan implementasi dari Pasal 56 UU No.5 Tahun 2014 bahwa setiap Instansi Pemerintah wajib menyusun kebutuhan jenis dan jumlah PNS berdasarkan Analisis Jabatan dan Analisis Beban Kerja.

Analisis Jabatan merupakan sebuah proses pengumpulan data jabatan untuk dianalisis, disusun, dan disajikan demi menjadi sebuah informasi jabatan. Informasi jabatan ini akan menjadi dasar pelaksanaan penataan kelembagaan, kepegawaian, pola karir, rencana diklat, penyusunan SKP, SKJ, Kelas Jabatan, serta pengawasan di ruang lingkup Kemenko Marves.

Baca juga:  Menko Luhut Apresiasi Tim Pencari Yang Menemukan CVR Lion Air JT-610

“Analisis ini akan menempatkan para pegawai sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan yang ada sebagai bentuk implementasi serta pemaksimalan Reformasi Birokrasi,” tambah Kepala Bagian Ortala dan RB Iwa Gemino.

Dalam rapat penyusunan ini, Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi (Deputi 1) membahas Anjab dan ABK per tiap unit kerja yang ada di Deputi 1, seperti melakukan penguraian jabatan, beban kerja per jabatan, menyusun peta serta bobot jabatan yang ada. Berbagai instrumen yang ada diturunkan sesuai dengan manfaat dan fungsinya, yang pada akhirnya menciptakan efisiensi dan efektivitas sumber daya aparatur yang profesional dalam melaksanakan urusan pemerintahan.

“Analisis Beban Kerja merupakan proses dan tata cara untuk memperoleh informasi mengenai tingkat efektivitas dan efisiensi kerja organisasi berdasarkan volume kerja,” tambah Ishak. Dalam menjabarkan variabel analisis beban kerja, digunakan satuan volume norma waktu sebagai variabel tetap, volume kerja sebagai variabel tidak tetap, serta jam kerja efektif sebagai satuan penilaian beban kerja ASN. Selain itu, penyusunan ini juga berpegang teguh dengan prinsip dasar merit sistem manajemen ASN.

Baca juga:  Nusatic 2017 Siap Digelar 1-3 Desember Mendatang

Kabag Ortala dan RB Iwa juga menjelaskan, “kondisi kebutuhan jabatan di Kemenko Marves belum sesuai kebutuhan serta jumlah SDM masih terbatas. Penyusunan Anjab dan ABK ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan jabatan serta SDM yang profesional di Kemenko Marves.” ujarnya

Untuk memaksimalkan tiap fungsi dalam unit kerja yang ada di Deputi 1, rapat dalam sesi ini akan menyamakan persepsi antara sistematika Anjab dan ABK yang dimiliki oleh Biro Hukum dengan kebutuhan Deputi 1 dengan sistematika Focus Group Discussion (FGD). Mengundang seluruh unit kerja yang ada, FGD per unitnya akan didampingi oleh Tim Penyusun Anjab dan ABK Kemenko Marves dalam menyusun penyetaraan jabatan Eselon III dan IV di dalam jabatan fungsional dari fungsi jabatan struktural.

“Diharapkan pertemuan ini dapat menghasilkan formasi kebutuhan pegawai yang efektif, maksimal, dan sesuai kebutuhan pasca penyederhanaan birokrasi. Mengingat urgensi Deputi 1 begitu penting dalam menyusun formasi pegawai yang masih belum maksimal dan kedepannya diskusi terbuka seperti ini akan memenuhi ekspektasi Anjab dan ABK Deputi 1,” tutup Ishak.

Baca juga:  Kemenko Maritim Gelar Rakor Untuk Percepat Keputusan Rolling Stock LRT Jabodebek

Biro Komunikasi
Kementerian Koodinator Bidang Kemaritiman dan Investas

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel