Berita

Plt Sesmenko Agung: Pentingnya Pola Pikir Global dan Out of The Box dalam Perencanaan

Plt Sesmenko Agung: Pentingnya Pola Pikir Global dan Out of The Box dalam Perencanaan
#Maritim #Kemaritiman #PorosMaritimDunia #SahabatMaritim 

Maritim – Jakarta, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman melalui Plt. Sekretaris Kementerian Koordinator (Sesmenko) Agung Kuswandono menyampaikan bahwa berpikir secara global dan out of the box sangat penting dalam sebuah perencanaan untuk menghasilkan perencanaan yang berkualitas. Hal ini disampaikan pada acara pembukaan Workshop Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) di Gedung Pusat Pembinaan, Pendidikan dan Pelatihan perencana BAPPENAS, Jakarta, Senin (26/08).

“Dalam menyusun perencanaan, harus bisa meng-capture kegiatan secara global dan mau berpikir out of the box untuk menghasilkan perencanaan yang bagus, tidak tumpang tindih dan bisa dilaksanakan,” kata Plt Sesmenko Agung.

Plt Sesmenko Agung menegaskan, bahwa jika merencanakan sesuatu memang harus seluas dan semaksimal itu, karena apabila perencanaan yang dibuat tidak bisa dilaksanakan artinya merencanakan kegagalan.

“Perencanaan yang baik tidak meng-capture kegiatan secara sempit, per-unit kerja, tetapi harus meng-capture kegiatan secara global, harus mau berpikir secara out of the box, keluar dari rutinitas, sehingga perencanaan yang kita hasilkan bagus dan rencana yang dibuat tidak tumpang tindih. hal ini juga untuk memastikan bahwa apa yang kita rencanakan dapat dilaksanakan,” paparnya.

Lebih lanjut, Plt. Sesmenko Agung menyampaikan bahwa perencanaan bukan hanya masalah bagaimana membuat rencana, tetapi bagaimana rekomendasi hasil monitoring dan evaluasi kegiatan sebelumnya dan dapat dimanfaatkan sebagai salah satu pertimbangan dalam menyusun kegiatan, sehingga sasaran utama perencanaan pembangunan yakni terwujudnya kesejahteraan masyarakat dapat tercapai, perkembangan ekonomi dapat tercapai.

“Sebagai perencana pembangunan, kita harus berpikir bahwa kita adalah pemerintah yang memiliki peran penting dalam pembangunan nasional, meskipun yang kita lakukan berada dalam scope kecil, tetapi arahnya harus kepada sasaran utama pembangunan yakni terwujudnya kesejahteraan masyarakat,” ucapnya.

Tantangan perencanaan saat ini, tambah Plt Sesmenko Agung, adalah perencanaan belum dilihat sebagai sebuah siklus yang lengkap, Planning, Organizing, Acting and Controlling, tetapi masih fokus memandang kepada aksinya. Siklus ini menunjukkan bahwa perencana tidak hanya berperan di tahap awal perencanaan tapi juga sampai kepada tahapan evaluasi agar kesalahan perencanaan tidak terjadi berulang-ulang.

“Sebagai perencana, teman-teman tidak boleh berhenti sampai kepada merencanakan saja, seorang perencana itu harus mampu terlibat sampai kepada tahapan evaluasi, agar tidak berulang lagi kesalahan perencanaan yang terjadi di masa lalu. Berpikirlah lebih terbuka, jangan hanya merencanakan sesuatu yang bersifat rutinitas, business as usual, tapi harus mampu membuat strategi dengan membaca rekomendasi hasil evaluasi kegiatan yang lalu” paparnya.

Sebagai Plt. Sesmenko, Agung sangat mengapresiasi BAPPENAS dalam fasilitasi pelaksanaan workshop khusus bagi ASN Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman ini, mengingat kebijakan perencanaan di lingkup Kemenko Bidang Kemaritiman yang melibatkan sampai ke level terbawah, maka workshop diharapkan dapat menghasilkan perencana-perencana yang hebat.

Workshop dibuka secara resmi oleh Kepala Pusat Pembinaan, Pendidikan dan Pelatihan Perencana BAPPENAS, Guspika dan ditutup dengan penyerahan secara simbolis perlengkapan peserta dari Kepala Pusat Pembinaan, Pendidikan dan Pelatihan Perencana Bappenas kepada Plt. Sesmenko Bidang Kemaritiman Agung Kuswandono.

Biro Perencanaan dan Informasi Kemenko Bidang Kemaritiman

 

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel