BeritaBerita Deputi

Presiden Jokowi Dijadwalkan Buka “The 6th APGN Symposium Tahun 2019” di Lombok

Presiden Jokowi Dijadwalkan Buka The 6th APGN Symposium Tahun 2019 di Lombok
#Maritim #Kemaritiman #PorosMaritimDunia #SahabatMaritim 

Maritim – Lombok, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman melalui Deputi Bidang Koordinasi SDM, Iptek dan Budaya Maritim, Safri Burhanuddin mengungkapkan bahwa Indonesia semakin matang sebagai tuan rumah dalam persiapan pagelaran The 6th APGN (Asia Pacific Geoparks Network) Symposium Tahun 2019. Acara yang akan dilangsungkan di UNESCO Global Gunung Rinjani, Lombok, NTB pada September mendatang ini pun rencananya dibuka langsung oleh Presiden Joko Widodo.

“The 6th APGN Symposium Tahun 2019 yang akan berlangsung tanggal 31 Agustus sampai dengan 6 september 2019 mendatang ini merupakan agenda pertemuan rutin 2 tahunan jaringan geopark se-Asia Pasific. Sebagai tuan rumah, acara ini rencananya akan dibuka oleh Pak Presiden (Joko Widodo). Surat permohonan untuk membuka sudah di Presiden, tinggal menunggu info selanjutnya. Namun jika Presiden berhalangan hadir, acara ini akan dibuka oleh Menko Maritim Luhut B. Pandjaitan,” kata Deputi Safri, Selasa (20-08-2019).

Sebagai tuan rumah, Deputi Safri memaparkan, adapun beberapa keuntungan bisa diraih Indonesia seperti dalam peluang ekonomi (jumlah peserta yang cukup banyak, menjadi potensi penghasilan bagi masyarakat yang akan terlibat dalam kegiatan UMKM Expo), promosi wisata (setiap peserta yang hadir berpotensi menjadi “Duta Wisata” NTB di negaranya masing-masing, networking (kedatangan peserta selain untuk tujuan utama mengikuti simposium, juga tentu akan berinteraksi dengan peserta lain untuk membangun relasi baru dan jaringan baru dibidang akademik maupun bisnis sesuai dengan bidang masing-masing), serta pertukaran pengetahuan. Kegiatan simposium ini sejatinya adalah wadah pertukaran ilmu, pengetahuan dan pengalaman yang dimiliki oleh para pengelola Geopark di kawasan Asia Pasifik.

“Konsep The 6th APGN Symposium Tahun 2019 ini juga mengakomodasi konsep Pemberdayaan Masyarakat melalui UMKM Expo dan pelibatan masyarakat dalam setiap site pada saat Field Trip. Diperkirakan masyarakat yang akan dilibatkan sebanyak kurang lebih 250 orang yg terdiri dari unsur LO, Volunteer, interpreter lokal, penyiapan makan siang field trip dan pameran lokal di setiap site trip. Dalam hal ini Kemenko Maritim sebagai koordinator/ pengarah selalu memastikan semuanya berjalan dengan semaksimal mungkin,” jelasnya.

Diketahui dipilihnya Rinjani Lombok UGGp sebagai tuan rumah Simposium ke-6 APGN merupakan hasil keputusan APGN Advisory Committee di Zhijindong Cave Global Geopark yang ditandai dengan penyerahan secara simbolis bendera APGN yang diterima oleh Pak H. Rosiady Sayuti selaku Sekda Provinsi NTB saat itu. Dasar Pelaksanaannya adalah Hasil sidang Dewan Pengarah APGN di China yang menunjuk Geopark Rinjani-Lombok sebagai tuan rumah Simposium ke-6 APGN Tahun 2019 dan Keputusan Gubernur NTB Nomor : 050.13-204 Tahun 2019 tanggal 4 Maret 2019 tentang Pembentukan Panitia Penyelenggara Simposium ke-6 APGN Tahun 2019.

Simposium ini akan dilaksanakan selama 7 hari dari tanggal 31 Agustus 2019 sampai dengan 6 September 2019. Kedatangan peserta dimulai tanggal 30 Agustus 2019 dan kepulangan peserta pada tanggal 7 September 2019, dengan rangkaian kegiatan Pra-Simposium (31 Agustus 2019-2 September 2019), Simposium (3 September-6 September 2019) dengan rangkaian kegiatan opening ceremony yang rencana akan dibuka Pak Presiden pada 3 September pagi dengan jumlah peserta sampai hari ini 485 orang, kemudian dilanjutkan Geo Fair dengan jumlah peserta 43 orang, APGN AC dengan peserta 14 orang, UGG Gouncil dengan peserta 11 orang dan Observer Simposium dengan jumlah peserta 9 orang (dengan total keseluruhan peserta sampai hari ini 605 orang).  tersebut berasal dari antara lain China, Vietnam, Australia, Canada, Perancis, German, Hongkong, Iran, Irlandia, Jepang, Kamboja, Korea Selatan, Malaysia, New Zealand, Nigeria, Rusia, Afrika Selatan, Taiwan, Tanzania, Thailand, Timor Leste, serta Indonesia sebagai tuan rumah.

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel