BeritaInformasiPublikasi

Rumuskan Renja 2022, Kemenko Marves Siap Dukung Percepatan Pemulihan Ekonomi dan Reformasi Struktural

Dibaca: 23 Oleh Selasa, 23 Februari 2021Tidak ada komentar
Rumuskan Renja 2022, Kemenko Marves Siap Dukung Percepatan Pemulihan Ekonomi dan Reformasi Struktural
#Maritim #Kemaritiman #PorosMaritimDunia #SahabatMaritim 

SIARAN PERS

No.SP-119/HUM/ROKOM/SET.MARVES/II/2021

Marves – BRumuskan Renja 2022, Kemenko Marves Siap Dukung Percepatan Pemulihan Ekonomi dan Reformasi Strukturalandung, Setelah menyimak informasi Rencana Kerja dari 7 Kementerian dan Lembaga di bawah koordinasi Kemenko Marves, Rakor penyusunan Renja hari ke-2 dilanjutkan dengan paparan usulan Renja dari setiap unit kerja lingkup Kemenko Marves. Di bagian awal acara, Karoren Arif Rahman yang memimpin acara Rakor menyampaikan bahwa semua Renja yang disiapkan Kemenko Marves harus in line untuk mendukung tema RKP Tahun 2022 yaitu Pemulihan Ekonomi dan Reformasi Struktural.

Rapat Koordinasi dilanjutkan dengan mendengarkan Rencana Kerja (Renja) Tahun 2022 dari setiap Unit Kerja di Lingkup Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, pada Selasa (23-02-2021).

Pertama, disampaikan oleh Sekretaris Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Maritim, Elvi Wijayanti. Dirinya mengatakan bahwa program prioritas Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Maritim Tahun 2022 meliputi bidang pengelolaan ruang laut dan pesisir, bidang pengembangan perikanan budidaya, bidang hilirisasi sumber daya maritim, bidang pengelolaan perikanan tangkap, dan bidang peningkatan daya saing.

Lebih lanjut dijelaskan, daftar major project bidang sumber daya maritim yang perlu dikawal adalah revitalisasi tambak di kawasan sentra produksi udang dan bandeng penguatan jaminan usaha serta 350 korporasi petani dan nelayan integrasi pelabuhan perikanan dan fish market bertaraf internasional.

“Pelaksanaan koordinasi dan pengawalan ini tentu akan didukung oleh seluruh Unit Kerja Eselon II Lingkup Deputi Sumber Daya Maritim”, kata Sesdep Elvi.

Sementara itu, Sekretaris Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi, Ishak Manafe menjelaskan, dalam 7 Prioritas Nasional (PN) yang telah ditetapkan pada RKP 2022, Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi bersinggungan langsung dengan PN 1. PN 2, PN 5, dan PN 7. Program Prioritas pada PN 1 meliputi Pemenuhan kebutuhan energi dengan mengutamakan peningkatan Energi Baru Terbarukan (EBT) dan Peningkatan pengelolaan kemaritiman, perikanan dan kelautan.
“Untuk PN 2 kami mendukung pembangunan daerah tertinggal, kawasan perbatasan, pedesaan dan transmigrasi. Sedangkan program prioritas yang masuk pada PN 5 yaitu energi dan ketenagalistrikan, dan program prioritas pada PN 7 yaitu optimalisasi kebijakan luar negeri, dan menjaga stabilitas keamanan nasional,” jelas Sesdep Ishak.

Sedangkan highlight major project proyek prioritas strategis yang dikoordinasikan Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan Lingkungan dan Kehutanan, Sekretaris Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan Lingkungan dan Kehutanan Dirhansyah Conbul mengatakan di antaranya pengamanan pesisir 5 perkotaan pantai utara Jawa, pemulihan empat daerah aliran sungai kritis pembangunan, fasilitas pengolahan limbah B3, dan penguatan sistem peringatan dini bencana.

Sekretaris Deputi Bidang Koordinasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Rustam Efendi pun menyampaikan prioritas nasional yang akan didukung oleh kedeputiannya yaitu yang berkaitan dengan PN 1. “Isu strategis RKP 2022 itu kemiskinan, lapangan kerja, UMKM, industri. Dan pariwisata diprediksi mulai pulih tahun 2023,” katanya.

Di sisi lain Sekretaris Deputi (Sesdep) Bidang Koordinasi Investasi dan Pertambangan Latief Nurbana juga menyampaikan pembahasannya terkait penyusunan rencana kerja untuk tahun 2022. Menurut Sesdep Latief, isu yang menjadi perhatian dalam penyusunan renja 2020 yaitu pertumbuhan ekonomi tahun 2020 yang mengalami penurunan. Berkaitan dengan tema RKP 2022, maka pada Deputi Bidang Koordinasi Investasi dan Pertambangan fokus pada Investasi dan Ekspor menjadi Kunci Pemulihan Ekonomi.
“Ini karena investasi dan ekspor akan menciptakan lapangan kerja, ekspor akan mengurangi tekanan defisit transaksi berjalan, dan investasi dan ekspor akan meningkatkan kapasitas produktif perekonomian yang sempat turun karena dampak Covid-19,” jelas Sesdep Latief.

Lebih lanjut Sedep Latief menjelaskan, berkaitan dengan Prioritas Nasional, Deputi 6 diamanatkan untuk turut mengawal major project yaitu kawasan industri dan 31 Smelter yang berkaitan dengan PN 1.

Untuk Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi, Renja Tahun 2022 disampaikan oleh Luky Bambang Sugianto sebagai Plt. Kepala Bagian Program. Adapun highlight major project yang terkait langsung dengan RKP 2022 yaitu kawasan industri dan 31 smelter (PN 1), 10 destinasi wisata (PN 1), major project wilayah papua (PN 2), jaringan pelabuhan utama terpadu (PN 5), transformasi digital (PN 5), dan pemulihan wilayah pasca-bencana (PN 6).

Selanjutnya, Kepala Biro Komunikasi, Andreas Dipi Patria dalam paparannya mengatakan pada Prioritas Nasional RKP 2022, Biro Komunikasi berkaitan dengan PN 7 yaitu Transformasi Digital.

Menurutnya isu tentang kemaritiman dan investasi adalah dasar pembuatan konten yang selanjutnya akan diproses dan dikomunikasikan dengan teknologi digital.

Senada dengan Karo Komunikasi, Kepala Biro Hukum, Budi Purwanto juga mengatakan prioritas nasional yang berkaitan dengan biro hukum kemenko marves adalah PN 7 yaitu memperkuat stabilitas Polhukhankam dan transformasi publik.

Terakhir, Biro perencanaan sebagai pelaksana acara juga menyampaikan usulan rencana kerjanya tahun 2022. Achmad Murman, Kepala Bagian Program dan Anggaran mengatakan akan ada 4 agenda pada biro perencanaan yaitu terkait layanan perencanaan dan penganggaran internal, koordinasi, layanan monitoring dan evaluasi internal, dan layanan umum.

Biro Komunikasi
Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi

Baca juga:  Kemenko Maritim Gelar Pelatihan Public Speaking dan Keprotokolan

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel