Berita DeputiDeputi 4

Sedekah Sampah Sebagai Solusi Lingkungan Sehat

Dibaca: 6 Oleh Senin, 3 Mei 2021Tidak ada komentar
Sedekah Sampah Sebagai Solusi Lingkungan Sehat
#Maritim #Kemaritiman #PorosMaritimDunia #SahabatMaritim 

No.SP-288/HUM/ROKOM/SET.MARVES/IV/2021

Marves, Sentul – Berbagai bentuk pengelolaan sampah terus digencarkan oleh berbagai pihak. Kini, sampah ternyata tidak hanya memiliki nilai ekonomi tetapi mampu menjadi medium dalam bersedekah. Untuk itu, Sekretariat Tim Koordinasi Nasional Penanggulangan Sampah Laut (TKN PSL) bersama dengan Majelis Ulama Indonesia bekerja sama dalam menginisiasikan peluncuran Gerakan Sedekah Sampah Indonesia (GRADASI) dan Buku Panduan dan Khutbah Jumat Tata Kelola Sampah Menurut Ajaran Islam yang diselenggarakan secara hybrid pada Jumat, (30-04-2021).

GRADASI yang mendukung Gerakan Masjid Bersih hadir untuk mengajak masyarakat lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan melalui pendekatan agama ini menjadi salah satu inovasi baru dan menarik bagi masyarakat agar lebih semangat dalam mengelola sampah secara mandiri. Sampah-sampah yang di bawa dan di pilah di Masjid akan ditukarkan dengan berbagai bentuk, seperti sedekah untuk keperluan Masjid, para fakir miskin, dan bentuk sedekah lainnya. “GRADASI juga dapat memberikan suatu pesan penting, bahwa melakukan sedekah tidak semata-mata hanya dapat dilakukan dengan sedekah uang atau harta,” ungkap Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan Lingkungan dan Kehutanan Nani Hendiarti dalam sambutannya.

Baca juga:  Tiga Jalur PPDB 2019: Zonasi, Prestasi, Perpindahan Orang Tua

Deputi Nani kembali mengingatkan bahwa permasalahan sampah plastik tidak akan selesai jika hanya menunggu Pemerintah maupun Pemerintah Daerah. Perlu kolaborasi dan pelibatan masyarakat di dalamnya. “Pendekatan baru ini diharapkan memberikan dampak yang signifikan, mampu menjadi wadah baru dalam beramal bagi masyarakat dan pengelolaan sampah uang ada mampu menghidupkan sirkulasi ekonomi masyarakat pula,” tegas Deputi Nani.

Secara simbolis, dalam acara ini pula dilakukan penyerahan tempat sampah dan buku Khutbah Jumat oleh Asisten Deputi Pengelolaan Sampah dan Limbah Rofi Alhanif beserta Ketua Lembaga PLH & SDA MUI Hayu S. Prabowo di Masjid Az Zikra, Bogor, Jawa Barat; yang menjadi salah satu dari enam masjid yang diresmikan sebagai Pilot Project program GRADASI.

Peluncuran ini juga turut dibuka oleh Deputi Nani, Kamaruddin Amin selaku Dirjen Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI, Bjornar Hotvedt selaku Konselor Kementerian Kedutaan Besar Norwegia, juga Jusuf Kalla selaku Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia. Selain itu, turut hadir sebagai narasumber yaitu Prof. KH. Nasaruddin Umar Imam Besar Masjid Istiqlal, Hayu S. Prabowo Ketua Lembaga PLH & SDA, M. Ali Yusuf Ketua Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama, Sayid Muhadhar Sekretaris Ditjen PSLB3, Gatot Supangkat Sekretaris Majelis Lingkungan Hidup Pimpinan Pusat Muhammadiyah, serta Nana Firman selaku Co-Founder of The Global Muslim Climate Network Riverside, USA.

Baca juga:  Kemenko Maritim Mengawal Implementasi Kurikulum Kemaritiman

Diharapkan, melalui kegiatan ini masjid mampu menjadi pusat kegiatan yang dapat dihidupkan perannya sebagai kegiatan sosial dan ekonomi, termasuk dalam hal kebersihan. “Semoga dengan adanya program ini, masyarakat mampu meningkatkan amal saleh, dan menjadi bagian penting dalam gerakan revolusi mental menuju insan yang lebih baik lagi,” tutup Deputi Nani.

Biro Komunikasi
Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel