Berita DeputiDeputi 1

Sesmenko Marves Buka Workshop Haluan Maritim, Minta Pihak Terkait Perhatikan Berbagai Aspek

Dibaca: 85 Oleh Jumat, 15 Oktober 2021Tidak ada komentar
pers5
#Maritim #Kemaritiman #PorosMaritimDunia #SahabatMaritim 

SIARAN PERS
No.SP-650/HUM/ROKOM/SET.MARVES/X/2021

 

Marves- Kupang , Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Sesmenko Marves) Agung Kuswandono menghadiri Workshop Haluan Matitim Indonesia pada Pertemuan Forum Pimpinan Perguruan Tinggi Perikanan dan Kelautan Indonesia (FP2TPKI) di Kampus Universitas Nusa Cendana, Kupang pada Jumat (15-10-2021). Tujuan pertemuan ini terutama untuk memperoleh respon dan masukan dalam menyempurnakan Dokumen HMN 2045.

“Narasi besar tentang Haluan Maritim Indonesia telah diamanatkan sejak presiden pertama RI, Ir. Soekarno, yang kemudian terus dilanjutkan oleh setiap kepemimpinan sampai dengan Presiden RI Joko Widodo,”buka Sesmenko Agung. Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa saat ini, sebagai upaya untuk menjadikan Indonesia kembali menjadi negara Bahari yang mampu menguasai laut serta mengelola sumber daya di dalamnya, maka dicanangkanlah visi Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia melalui penyusunan Haluan Maritim Nasional.

Kemenko Marves menjadi salah satu lembaga yang dibentuk untuk membantu Presiden RI dalam menerjemahkan dan mengimplementasikan setiap visi dan misi yang telah disusun sebagai turunan dari narasi besar tersebut.

Baca juga:  Indonesia Terus Kembangkan Industri Ikan Hias

Pada tahun 2024, Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional yang pertama akan berakhir. “Selanjutnya kita akan menyusun Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional yang kedua untuk kurun waktu tahun 2025-2045 yang perlu dijiwai oleh nilai pembangunan kemaritiman, ujar Sesmenko Agung.

Agar tepat sasaran, lanjut dia, seluruh pihak perlu mempertimbangkan aspek geografi sebagai negara kepulauan, kondisi sumber daya manusia, serta perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. “Selain itu, kita juga harus memiliki kesinambungan dalam perencanaan pembangunan dengan tahapan yang jelas, prosedur yang terukur, dan proses yang dapat diterapkan,” tegas Sesmenko Agung.

Supaya visi Poros Maritim Dunia dapat tercapai dan proses pengimplementasiannya berjalan secara efektif dan efisien, maka pada tanggal 23 April 2021 diterbitkan SK Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia, Nomor 78 S Tahun 2021 tentang Kelompok Kerja Penyusunan Konsep Haluan Maritim Nasional Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi. Dalam kebijakan tersebut, Kemenko Marves bertugas dalam merumuskan, mengidentifikasi, menganalisis, serta menyiapkan data dan informasi terkait penyusunan draft awal konsep Haluan Maritim.

Baca juga:  Bekerja Sama dengan Perum Perindo, Kemenko Marves Lakukan Akselerasi Pemasaran Produk Kelautan dan Perikanan Dalam Negeri.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Biro Komunikasi Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi Andreas Dipi Patria memberikan paparan secara detil tentang Tujuan disusunnya Haluan Maritim Nasional (HMN) 2045. “HMN disusun untuk mengisi Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional periode 2025 – 2045,”bebernya. Di dalam dokumen perencanaan jangka panjang tersebut, lanjut Karo Andreas, mengintegrasikan Haluan Maritim Nasional, Visi dan misi Presiden/Wakil Presiden, dan Isu mutakhir yang berkembang. Dengan adanya HMN, dia berharap target dan prioritas pembangunan dapat ditetapkan melalui kebijakan kelautan nasional dengan pendekatan perencanaan berbasis kinerja (performance based planning).

Peringatan Hari Maritim Nasional ke-57 yang digelar pada 23 September lalu juga dijadikan momentum dimulainya penyusunan Peta Jalan pembangunan kemaritiman nasional menuju Indonesia Emas 2045 yang dikemas dalam dokumen Konsepsi Haluan Maritim Nasional 2045. Makna kata “Haluan” sendiri menggambarkan tujuan atau arah dalam berlayar mengarungi lautan atau samudera sehingga diharapkan dokumen ini dapat menjadi masukan dan rujukan dalam melengkapi peta jalan pembangunan kemaritiman yang harus dituangkan dalam dokumen resmi perencanaan jangka panjang Haluan Maritim Nasional untuk mewujudkan visi Indonesia sebagai pusat peradaban maritim terbesar di dunia.

Baca juga:  Tingkatkan Literasi Kemaritiman, Kemenko Marves Selenggarakan Focus Group Discussion (FGD) Pelestarian Budaya dan Adat Kerajaan Kui

Tim penyusun konsep Haluan Maritim Nasional telah bekerja sama dengan berbagai sektor untuk mengakomodasi seluruh aspek ideologi, politik, sosial budaya, ekonomi dan hankam yang menjadi ruang lingkup dari pembangunan kemaritiman nasional. Hadir dalam workshop itu Rektor Universitas Nusa Cendana, Ketua Forum Pimpinan Perguruan Tinggi Perikanan dan Kelautan Indonesia (FP2TPKI) Prof. La Sara, serta akademisi dari berbagai perguruan tinggi lain.

Biro Komunikasi
Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi RI

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel