Berita DeputiDeputi 2

Targetkan Inovasi Produk Karya Anak Bangsa Lainnya, Kemenko Marves Adakan Rakor Pembahasan Impelementasi Hasil Riset Poltek KP Bitung

Dibaca: 15 Oleh Kamis, 1 April 2021Tidak ada komentar
Targetkan Inovasi Produk Karya Anak Bangsa Lainnya, Kemenko Marves Adakan Rakor Pembahasan Impelementasi Hasil Riset Poltek KP Bitung
#Maritim #Kemaritiman #PorosMaritimDunia #SahabatMaritim 

SIARAN PERS

No.SP-216/HUM/ROKOM/SET.MARVES/IV/2021

MarvesBitung, Salah satu kegiatan prioritas dalam RPJMN 2020-2024 adalah peningkatan sumber daya manusia, riset kemaritiman, dan kelautan. Diharapkan tahun 2024 terdapat hasil-hasil riset dan inovasi di sektor kelautan dan perikanan dapat didorong hilirisasinya. Untuk itu peningkatan potensi produk kelautan dan perikanan melalui riset yang matang perlu dikerjakan. Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) melalui Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Maritim mendorong penguatan riset ini dengan cara menguatkan produk teknologi inovasi buatan dalam negeri.

“Penguatan teknologi di bidang kemaritiman, terutama di sektor kelautan dan perikanan perlu kita kembangkan. Pengembangan ini harus berfokus pada produk teknologi yang dibuat hasil karya anak bangsa,” ungkap Asisten Deputi Hilirisasi Sumber Daya Maritim Amalyos Chan dalam rakor secara daring dan luring (01-04-2021).

Produk teknologi untuk membantu proses hilirisasi industri untuk sumber daya maritim contohnya, yaitu alat pembuat albumim, auto feeder, kincir air, coolbox accu, propeller kapal, zinc anode, hingga ice slurry. Dari adanya berbagai teknologi ini untuk, lembaga pendidikan seperti Politeknik Kelautan dan Perikanan (Poltek KP) Bitung sudah berencana melakukan inovasi untuk membuat zinc anode dan propeller kapal.

Baca juga:  Pemerintah dan Universitas Bahas Kerja Sama Pembangunan Infrastruktur Konektivitas Serta Mitigasi Bencana di Provinsi Banten

“Kami dari Poltek KP Bitung sebetulnya sudah mulai mengembangkan inovasi produk karya asli Indonesia, yaitu propeller kapal dan zinc anode. Kedua produk ini kami rencanakan untuk bisa dijadikan industri yang besar dan dengan bantuan dari PT Barata Indonesia,” kata Adi Suseno selaku Direktur Poltek KP Bitung.

Menanggapi hal ini, Direktur PT Barata Indonesia, Sulistyo siap untuk bekerjasama untuk pengembangan dengan skala industri yang besar terkait dua produk inovasi propeller kapal dan zinc anode.

Sebelumnya, produk inovasi lainnya juga sudah dikembangkan berupa kincir air untuk peningkatan produksi perikanan budidaya khususnya tambak udang. Setelah inovasi kincir air tersebut sudah ditandatangani nota kesepahamannya oleh Poltek KP Sidoarjo dan PT Barata Indonesia awal Maret lalu.

Biro Komunikasi
Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi RI

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel