BeritaPenguatan Implementasi Reformasi Birokrasi

Tingkatkan Kualitas Pelaporan, Kemenko Marves Gelar Bimbingan Teknis

Dibaca: 32 Oleh Jumat, 23 Juli 2021Tidak ada komentar
WhatsApp Image 2021 07 23 at 2.00.58 PM
#Maritim #Kemaritiman #PorosMaritimDunia #SahabatMaritim 

No.SP-450/HUM/ROKOM/SET.MARVES/VII/2021

Marves-Jakarta, Untuk meningkatkan kualitas implementasi SAKIP Kemenko Marves melalui Komponen Pelaporan, Biro Perencanaan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Laporan di Lingkup Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Secara Virtual. Bimtek ini dilaksanakan selama dua hari pada tanggal 22-23 Juli 2021.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka implementasi dari PermenPAN RB Nomor 53 tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja dan Tatacara Reviu atas Laporan Kinerja Instansi pemerintah yang mengamanatkan setiap unsur organisasi mulai dari unit eselon II wajib menyampaikan laporan secara berjenjang kepada atasan.

Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Agung Kuswandono dalam sambutannya menyatakan bahwa dengan diadakannya bimbingan teknis penyusunan laporan artinya pihak internal telah berada didalam siklus manajemen monitoring dan evaluasi. “Monev intinya adalah pertanggung jawaban kalau _action_nya sudah bagus pasti laporannya akan bagus begitu juga sebaliknya,” ujarnya.

Pasca diadakannya Bimtek, Sesmenko Agung berharap pada masa mendatang, target tidak hanya sekadar dibuat sedikit naik. “Jangan membuat target sekedar naik sedikit, jadi mulai sekarang targetkan pelaporan yang terbaik jika ada yang tidak bisa atau kurang itu merupakan tantangan yang harus kita jawab”, tambahnya. Diapun lantas berharap dengan diadakannya Bimtek ini, para peserta mendapatkan pemahaman terkait teknik penyusunan laporan serta memperoleh pengalaman terbaik pada K/L lain.

Baca juga:  Menko Luhut Meeting dengan Dekan FMIPA UI

Lebih lanjut, dalam laporannya, Kepala Biro Perencanaan Arif Rahman menyatakan, secara reguler Biro Perencanaan terus mengadakan bimbingan teknis pembekalan untuk seluruh pegawai. “Hal ini mengingat laporan SAKIP yang diberikan KemenpanRB pada tahun 2020 kita mendapatkan nilai yang naik namun relatif kecil dari yang telah kita targetkan. Pembekalan secara reguler ini kami pandang perlu, karena banyak pegawai baru dan pertukaran antar unit kerja yang masih belum banyak berkecimpung dalam penyusunan pelaporan,” ujarnya.

Kegiatan ini mengundang narasumber internal yakni Inspektur Kemenko Marves Ajum Muhtar untuk menyampaikan pokok-pokok evaluasi internal mengenai SAKIP. Selain itu ada, turut pula diundang narasumber dari KemenPANRB serta dari Kementerian Kelautan dan Perikanan.
Sementara itu, peserta Bimtek ini merupakan semua perwakilan dari unit kerja lingkup Kemenko Marves. Diharapkan, para peserta mendapatkan penambahan wawasan teknis penuangan ide dan kegiatan sesuai dengan format yang telah ditetapkan.

Kemudian, dalam paparannya, Kepala Bagian Akuntabilitas Kinerja Yetri Fermila menyatakan “secara internal kita memiliki Permenko Nomor 1 Tahun 2021 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja di Lingkungan Kemenko Marves yang menyatakan bahwa setiap entitas Marves wajib menyusun dan menyampaikan laporan sebagai bentuk akuntabilitas dan/atau pertanggungjawaban atas pelaksanaan tugas dan penggunaan anggaran”. Dengan itu, lanjutnya, dari kegiatan ini diharapkan para peserta dapat menghasilkan pelaporan yang berkualitas melalui penyediaan SDM pelaporan yang kompeten dan andal.

Baca juga:  Pengarusutamaan Kemaritiman dalam Pembangunan Melalui Rapat Koordinasi Perencanaan Kemaritiman Tahun 2017

Dalam kesempatan bimbingan teknis ini Inspektur Kemenko Marves Ajum Muhtar berkesempatan memberikan materi perihal Sesi Penguatan pelaporan dilingkup Kemenko Marves dan Diskusi Pembahsan LHE SAKIP.

Narasumber lainnya, Irwan Fakhry dari Kementerian Kelautan dan Perikanan menyampaikan mengenai teknis proses pelaporan kinerja dilingkup Kementerian Kelautan dan Perikanan. Dalam pelaksanannya dia mengatakan bahwa dalam Pelaporan Kinerja di KKP menggunakan sistem aplikasi “Kinerjaku” serta dalam melaksanakan reviu juga telah menggunakan mekanisme E-SAKIP Reviu.

Narasumber dari KemenPANRB, Ananda Juarsa menyampaikan bahwa dalam sistem manajemen berbasis kinerja pemerintah harus memenuhi siklus sistem yang berkesinambungan yakni Perencanaan Kinerja (Renstra,RKT dan Perjanjian Kinerja), Pengukuran Kinerja, Pelaporan Kinerja dan Evaluasi Kinerja Internal.
Selanjutnya, dalam sesi pemaparan yang disampaikan oleh Rochman Nurhakim (KKP) , dibahas bahwa dalam menyusun laporan kinerja terdapat 4 (empat) Langkah yang harus dilakukan yakni menyiapkan bahan data capaian kinerja, melakukan pengukuran capaian kinerja , melakukan evaluasi & analisis capaian kinerja dan tahap terakhir yakni menyusun laporan kinerja.

Pada kesempatan akhir kegiatan Bimbingan Teknis ini dilakukan presentasi mengenai hasil penyusunan laporan masing-masing unit kerja. Hasil dari laporan yang dibuat oleh para peserta akan dinilai oleh Tim Pendamping penyusunan pelaporan. Tujuannya, agar dalam menyusun laporan kinerja masing masing unit pada masa mendatang sudah lebih baik sehingga meningkatkan nilai SAKIP Kemenko Marves

Baca juga:  Percepat Lapangan Kerja, Kemenko Marves Bahas UUCK di Sumsel

Biro Komunikasi
Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi

 

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel