PublikasiInformasiRegulasi Kemaritiman

Tingkatkan Layanan Kualitas Persidangan, Kemenko Marves Adakan Konsinyering Sistem Basis Data dan Komodifikasi Dokumen

Dibaca: 46 Oleh Sabtu, 10 Oktober 2020Tidak ada komentar
Tingkatkan Layanan Kualitas Persidangan, Kemenko Marves Adakan Konsinyering Sistem Basis Data dan Komodifikasi Dokumen
#Maritim #Kemaritiman #PorosMaritimDunia #SahabatMaritim 

Marves РYogyakarta, Untuk meningkatkan kualitas layanan persidangan dalam rangka fasilitasi giat Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi, diadakan konsinyering yang membahas Sistem Basis Data dan Kodifikasi Dokumen serta Sosialisasi SOP Perumusan dan Pendistribusian Hasil Persidangan yang dilaksanakan di Yogyakarta pada hari Kamis (08-10-2020). Konsinyering ini dibuka oleh Sekretaris Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Agung Kuswandono secara virtual.

Sesmenko Agung menyatakan bahwa tim persidangan memiliki penting untuk mengawal program Kemenko Marves. Oleh karena itu, dokumen perlu disusun dan diarsipkan secara baik kalau bisa secara digital. Sesmenko Agung juga berharap agar peserta konsinyering aktif menggali informasi secara detail untuk menyerap ilmu dari para narasumber dan membuat staf persidangan tidak sekedar tukang catat dan tukang ketik tapi bisa dipakai sebagai center of excellence.

“Siapa yang lulus dari persidangan bisa ditempatkan di deputi manapun ataupun setmenko. Ini merupakan tempat yang paling ideal untuk belajar”, pesan Sesmenko Agung.

Kepala Biro Perencanaan Arif Rahman juga turut memberi arahan bagi peserta Konsinyering. “Kodifikasi merupakan sistem pencatatan dan pemberian kode sistem filling, yang apabila dicatat dengan baik maka akan memberikan dampak positif untuk pengaturan data. Diharapkan sistem basis data dan kodifikasi dokumen persidangan dapat selesai segera agar memudahkan kinerja persidangan kedepannya” ujar Karo Roren Arif.

Baca juga:  Menko Luhut Mendampingi Presiden Hadiri Apel Danrem dan Dandim Se-Indonesia

“Saat ini sidang-sidang atau rakor tidak hanya dilakukan tatap muka, tapi dilakukan dengan sistem video conference. Untuk itu harus ada tata kelola yang baik. Meskipun dengan begitu vidcon lebih mudah karena rekaman pasti ada” tambah Karo Roren.

Melalui konsinyering ini, dijelaskan pola bisnis bagian persidangan. Pertama, tentukan dasar diadakannya agenda rapat koordinasi (rakor). Selanjutnya, kumpulkan bahan dan persiapan rakor. Terakhir, melaksanakan rakor dengan pengendalian dan pengawasan.

Untuk memperkaya wawasan pegawai Biro Perencanaan khususnya bagian Persidangan, turut dihadirkan pula dua orang narasumber dalam kegiatan ini yang berasal dari Sekretariat Kabinet, yaitu Asisten Deputi Bidang Penyelenggaraan Persidangan Sjahriati Rochmah serta Asisten Deputi Bidang Pelaporan Persidangan Heru Priyantono. Keduanya menyampaikan materi Persiapan Bahan Rapat Terbatas Kabinet dan E-Kabinet serta materi SOP Perumusan Pendistribusian Hasil Persidangan.

“Sidang kabinet atau ratas memiliki peran yang sangat strategis karena dari kegiatan tersebut terdapat hasil rekaman, transkripsi, dan risalah yang merupakan dokumen rahasia yang memuat Arahan Presiden yang harus ditindaklanjuti dan menjadi dasar pembuatan kebijakan,” ungkap Heru Priyanto.

Baca juga:  Menko Luhut Rapat dengan Ketua Umum OJK dan Gubernur BI

Biro Komunikasi
Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel