FotoBerita DeputiDeputi 3

Tinjau Proyek Strategis Nasional, Kemenko Marves Minta Percepatan Pembangunan SPAM Kamijoro Yogyakarta

Dibaca: 55 Oleh Kamis, 17 Desember 2020Tidak ada komentar
Tinjau Proyek Strategis Nasional, Kemenko Marves Minta Percepatan Pembangunan SPAM Kamijoro Yogyakarta
#Maritim #Kemaritiman #PorosMaritimDunia #SahabatMaritim 

Marves – Jakarta, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) melalui Asisten Deputi (Asdep) Infrastruktur Dasar, Perkotaan dan Sumber Daya Air, Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi, Rahman Hidayat melakukan koordinasi sekaligus kunjungan lapangan ke Pembangunan Infrastruktur Proyek Strategis Nasional (PSN) Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Kamijoro, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Dalam kesempatan ini Asdep Rahman bertemu dan membahas terkait PSN tersebut bersama para pamangku kepentingan di sana.

“Perlu ada percepatan pembangunan SPAM Kamijoro setelah adanya peresmian Bendung Kamijoro. Perlu dipastikan pembiayaan SPAM Kamijoro terutama untuk biaya hilir di Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Perlu percepatan timeline Final Business Case (FBC), untuk mempercepat PSN,“ jelas Asdep Rahman di Jakarta, Senin (14-12-2020).

Dia menceritakan bahwa pada Kamis (10-12-2020)lalu, bersama dengan tim Kemenkomarves, Deputi Bidang Infrastruktur dan Transportasi, dirinya telah melakukan kunjungan ke Yogyakarta untuk membahas PSN SPAM Kamijoro. Disana Asdep Rahman memperoleh banyak informasi dan pandangan dari pemerintah setempat melalui berbagai instansi terkait. Misalnya dari Satker Pelaksanaan Prasarana Pemukiman DIY, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Energi Sumber Daya Mineral Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (Dinas PUP-ESDM DIY), Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWSSO), dan instansi lainnya.

Baca juga:  Resmi Dibentuk, Holding BUMN Industri Pertambangan Bidik Masuk Fortune 500 Global Company

Pada pertemuan saat itu, Kepala Satker Pelaksanaan Prasarana Permukiman DIY, Arief Wahyu Sa’bani menyampaikan bahwa pihaknya siap mendukung percepatan pembanguanan PSN SPAM Kamijoro tersebut. Bahkan siap mendukung pembiayaan apabila pemerintah diminta untuk hal itu.

Sementara itu, Kepala Seksi Pelaksanaan Ditjen Cipta Karya DIY, Dibyo Saputro menjelaskan pembangunan SPAM Regional Kamijoro sendiri diinisiasi oleh Pemda DIY melalui skema Kerja sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) yang ditargetkan memulai konstruksi pada Tahun Anggaran 2022.

“Apabila pemerintah memberikan dukungan anggaran terhadap KPBU, maka pembagian porsi pendanaan pembangunan antara KPBU dan pemerintah atau juga bisa KPBU hanya mengelola SPAM Kamijoro saja sedangkan pembangunannya oleh pemerintah,“ kata Dibyo.

Dibyo menyebutkan bahwa pada pembangunan proyek ini nilai investasi di hilir mencapai Rp578,22 miliar yang berada di dua daerah yakni Kabupaten Kulon Progo (Rp477,79 miliar) dan Bantul (Rp 100,43 miliar). Idealnya kata dia, KPBU seharusnya mencakup pembiayaan dari hulu hingga hilir.

Di samping itu, Perwakilan Dinas PUP-ESDM DIY, Fela menambahkan skema KPBU difasilitasi oleh Kemenkeu yang melalui PT Sarana Multi Infrastruktur (PT SMI) Persero dan saat ini proses yang sedang dilakukan adalah penyepakatan tarif air minum. Pemda DIY optimistis bahwa terdapat banyak peminat atau investor untuk pembiayaan KPBU.

Baca juga:  Deputi Bidang Koordinasi Investasi dan Pertambangan Kemenko Marves Dorong Kemudahan dan Penguatan Iklim Investasi yang Kondusif di Indonesia

“Terdapat Tim KPBU dalam rangka mempercepat penanganan KPBU dan penyerapan sambungan rumah yang akan dilakukan oleh Pemkab. Konsesi KPBU direncanakan selama 25 tahun. Anggaran pembiayaan pembebasan lahan reservoir di Bantul sebesar Rp2,7 miliar,“ kata Fela.

Seperti diketahui sebelumnya, pemerintah telah menetapkan 201 proyek dan 10 program yang mencakup 23 sektor dengan total nilai investasi sebesar Rp4.809,7 triliun sebagai PSN. Hal itu sebagaimana ditetapkan dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 109 tahun 2020 tentang Percepatan Pelaksanaan PSN.

Dalam aturan itu, Pemerintah menambah sebanyak tujuh SPAM baru yang sebelumnya tak tercantum di Perpres Nomor 3 Tahun 2016 tentang Percepatan Pelaksanaan PSN.

Ketujuh proyek SPAM tersebut yakni SPAM Kota Bandar Lampung di Provinsi Lampung; SPAM Regional Karian-Serpong di Provinsi Banten dan DKI Jakarta; SPAM Regional Kamijoro (Bantul, Kulon Progo) di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY); SPAM Regional Benteng-Kobema (Bengkulu Tengah, Kota Bengkulu, dan Kota Seluma) di Provinsi Bengkulu; Sistem Penyediaan Air Baku Bendungan Sidan di Provinsi Bali; Sarana dan Prasarana Air Baku Karian di Provinsi Banten; dan Jakarta Sewerage System (JSS) di Provinsi DKI Jakarta.

Baca juga:  Pulihkan Pariwisata, Pemerintah Dorong Bangga Berwisata di Indonesia

Biro Komunikasi
Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel