FotoBerita DeputiDeputi 3

Tol Cisumdawu Menjadi Prioritas Utama dan Perhatian Khusus Pembangunan Jalan Tol tahun 2021

Dibaca: 39 Oleh Kamis, 28 Januari 2021Februari 24th, 2021Tidak ada komentar
Tol Cisumdawu Menjadi Prioritas Utama dan Perhatian Khusus Pembangunan Jalan Tol tahun 2021
#Maritim #Kemaritiman #PorosMaritimDunia #SahabatMaritim 

SIARAN PERS
No.SP-40/HUM/ROKOM /SET.MARVES/I/2021

Marves – Jakarta, Pemerintah berupaya untuk dapat mencapai target penyelesaian pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Jalan Tol Cisumdawu di tahun 2021. Oleh karena itu, Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi yang juga mengoordinasikan sektor pembangunan infrastruktur menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pembahasan Progres Pembangunan Jalan Tol Cisumdawu (Cileunyi-Sumedang-Dawuan).

Acara yang diadakan secara virtual di Jakarta pada Kamis (28-1-2021) itu membahas berbagai permasalahan yang dihadapi selama proses pembangunan jalan tol Cisumdawu.

Asisten Deputi (Asdep) Infrastruktur Dasar, Perkotaan dan Sumber Daya Air, Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) Rahman Hidayat yang memimpin rakor mengungkapkan, “Dari banyak jalan tol yang sedang dibangun di Indonesia, Tol Cisumdawu menjadi prioritas utama pemerintah. Jalan ini merupakan penghubung antara Kota Bandung dan Bandara Kertajati.”

Sebelumnya, Asdep Rahman juga telah melakukan kunjungan kerja ke pembangunan PSN Jalan Tol Cisumdawu seksi 1 dan seksi 2 pada Sabtu (23-01-2021) untuk meninjau progres pekerjaan. Rencananya, tol Cisumdawu akan dibangun sepanjang 61,72 kilometer dan dibagi menjadi 6 seksi. Seksi 1-2 akan dibangun sepanjang 28,5 kilometer dengan nilai kontrak sebesar Rp7,2 triliun. Kemudian, seksi 3-6 akan dibangun oleh PT Citra Karya Jabar Tol (CKJT) sepanjang 33,22 kilometer dengan biaya sebesar Rp5,58 triliun.

Baca juga:  Menko Luhut Keynote Speech Joint Seminar with S&P on Infrastructure and Sustainable Financing and Asia Sovereign Ratings Outlook

Kepala Subdirektorat Pengadaan Tanah Bina Marga Yudiarmand menuturkan, “Di tahun 2021 ini, kita menambahkan dana sebesar 350 miliar dari anggaran tahun sebelumnya sebesar 1,5 triliun untuk Cisumdawu. Anggaran ini melihat perkembangan Cisumdawu hingga saat ini yang harus akselerasi.”

Perkembangan pembangunan di setiap seksi berbeda-beda tergantung dengan kendala yang dihadapi, seperti masalah pembebasan lahan, kelengkapan dokumen, hingga persoalan ketersediaan dana. Dari keenam seksi, seksi 3 menjadi satu-satunya yang sudah selesai proses konstruksinya, sedangkan seksi 4 dan seksi 5 proses pengerjaan masih belum optimal. Sementara itu, seksi 1 sudah terealisasi 70,49 persen, seksi 2 terealisasi sebanyak 93,51 persen, dan seksi 6 terealisasi sebanyak13,86 persen.

Tenaga Ahli Utama sekaligus Koordinator Tim Infrastruktur Kedeputian I Kantor Staf Presiden Helson Siagian menyampaikan, “Perlu ada pengkhususan proyek Cisumdawu agar semua permasalahan dapat selesai di bulan Maret, kemudian dapat dilakukan percepatan pembangunan.” Direktur Pengadaan dan Pendanaan Lahan Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) Qoswara pun memberikan rekomendasi untuk dilakukan monitoring dan evaluasi bersama ke lapangan agar persoalan yang ada dapat langsung diselesaikan.

Baca juga:  Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi Kemenko Marves Konsinyering Program dan Keuangan

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Cisumdawu I dan Soroja (Soreang-Pasirkoja), Kepala Sub Bagian Advokasi Hukum Sekretaris Direktorat Jenderal (Setditjen) Bina Marga, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Sumedang, Tenaga Ahli Utama sekaligus Koordinator Tim Infrastruktur Kedeputian I Kantor Staf Presiden, Kepala Subdirektorat Pengadaan Tanah Bina Marga, serta Kepala Satker Tol Cisudawu yang ikut serta dalam rapat ini sepakat dengan ide yang disampaikan dengan alasan menjadikan tol Cisumdawu sebagai top priority. Semua lembaga terkait diharapkan mampu mengupayakan penyelesaian masalah dengan baik agar memperoleh hasil terbaik.

Menutup rapat, Asdep Rahman mengungkapkan agar hal ini menjadi perhatian bersama agar tahun 2021 pembangunan Tol Cisumdawu dapat selesai tepat waktu. “Mari sama-sama prioritaskan pembangunan Jalan Tol Cisumdawu. Tentunya, ini membutuhkan effort yang lebih besar dari biasanya, sesuai arahan Presiden,” tutupnya.

Biro Komunikasi
Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi RI

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel