ArtikelBeritaFoto

Wujudkan Indonesia Emas Tahun 2045, Kemenko Marves terus Kawal Penyusunan Haluan Maritim Nasional 2045

Dibaca: 67 Oleh Selasa, 21 September 2021September 22nd, 2021Tidak ada komentar
WhatsApp Image 2021 09 22 at 9.13.24 AM
#Maritim #Kemaritiman #PorosMaritimDunia #SahabatMaritim 

SIARAN PERS
No.SP-590/HUM/ROKOM/SET.MARVES/IX/2021

Marves – Jakarta, Untuk memperingati Hari Maritim Nusantara 2021, Kemenko Marves menggelar Workshop Arah Pembangunan Kemaritiman dan Investasi Menuju Visi Indonesia 2045 pada hari Selasa (22-09-2021) secara virtual. Kegiatan ini melibatkan seluruh K/L dalam koordinasi Kemenko Marves dan merupakan salah satu dari rangkaian peringatan Hari Maritim Nusantara 2021 selain resensi film, talk show, focus group discussion, dan lainnya.

Dalam sambutannya, Sekretaris Kementerian Koordinator (Sesmenko) Bidang Kemaritiman dan Investasi Agung Kuswandono mengungkapkan bahwa saat ini sedang disusun Haluan Maritim Nasional 2045.

“Kita harus kuatkan untuk membuat roadmap yang betul-betul menguasai seluruh aspek. Aspek kemaritiman dan aspek investasi harus digarap sedalam-dalamnya,” tegas Sesmenko Agung. Untuk dapat mencapainya, Sesmenko Agung berpendapat bahwa sinergisitas dan networking dari seluruh K/L sangatlah dibutuhkan.

Penyusunan Haluan Maritim Nasional 2045 juga dilakukan guna mencapai Indonesia Emas pada tahun 2045. Karena itu, lanjut Sesmenko Agung, perencanaan dan penyusunan peta jalannya harus dimulai dari sekarang.

Baca juga:  Suar Kemaritiman Edisi 22 Juni 2018

“HMN 2045 ini berisi konsep pembangunan kemaritiman dan investasi, dalam rangka persiapan RPJP tahun 2024-2045,” tutur Sesmenko Agung.

Workshop ini diharapkan dapat menjadi ajang untuk membangun konsepsi bersama dan membuat roadmap di tahun 2045 terwujud. “Mari kita wujudkan untuk mebuat negara yang betul-betul memiliki aspek maritim yang kuat,” seru Sesmenko Agung.

Selain itu, Kepala Biro (Karo) Perencanaan Kemenko Marves Arif Rahman juga menjelaskan bahwa workshop ini dilakukan untuk menyelaraskan arah dan kebijakan pembangunan menuju Indonesia 2045 serta memberi masukan terhadap konsepsi Haluan Maritim Nasional (HMN) 2045 dari K/L yang dikoordinasikan Kemenko Marves.

“Harapannya, melalui workshop ini dapat terbangun konsepsi bersama arah dan kebijakan pembangunan Haluan Maritim Nasional 2045,” ujar Karo Arif.

Ketua Tim Penyusun Konsepsi HMN 2045 Tukul Rameyo Adi selaku salah satu narasumber mengungkapkan bahwa mengacu pada UUD 1945 pasal 25A, NKRI adalah sebuah negara kepulauan yang berciri nusantara dengan wilayah yang batas-batas dan hak-haknya ditetapkan dengan undang-undang.

Dia kemudian mengungkapkan bahwa Indonesia memiliki visi Maritim 2045 untuk menjadi pusat peradaban maritim dunia. “Dari visi tersebut, terdapat dua tujuan yang ingin dicapai, yaitu mewujudkan Indonesia menjadi negara maritim yang kuat dan mewujudkan Indonesia menjadi bangsa bahari yang unggul,” tutur Rameyo.

Baca juga:  Menko Luhut Mengunjungi Kantor ICOM, Bali

Sementara itu, narasumber lainnya yaitu Direktur Kelautan dan Perikanan Bappenas Sri Yanti juga menambahkan bahwa kemaritiman merupakan prioritas pembangunan di masa depan.

“Strategi pembangunan maritim yang sudah disusun saat ini melingkupi kekuatan maritim, ekonomi maritim, dan peradaban maritim,” ungkap Direktur Sri Yanti. Terkait ekonomi maritim, diharapkan sumbangan ekonomi maritim terhadap PDB dapat meningkat, dari sebesar 6,4 persen di tahun 2015 menjadi 12,5 persen di tahun 2045.

Untuk mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim, Direktur Sri Yanti juga menjelaskan perlunya tiga langkah transformasi, yaitu transformasi cara pandang / paradigma, transformasi ekonomi, dan transformasi kelembagaan / tata kelola.

Workshop ini dilakukan dalam tiga sesi, dengan narasumber dari berbagai K/L dalam koordinasi Kemenko Marves, yaitu Ketua Tim Penyusun Konsepsi HMN 2045 Tukul Rameyo Adi, Direktur Kelautan dan Perikanan Bappenas Sri Yanti, Kepala Biro Perencanaan KKP Ishartini, Kepala Biro Perencanaan Kemenhub Roby Kurniawan, Direktur Manajemen Strategis Kemenparekraf Ika Kusuma Permanasari, Kepala Biro Perencanaan KLHK Apik Karyana, Kepala Biro Perencanaan Kementerian ESDM Agus Cahyono Adi, Direktur Perencanaan Infrastruktur Kementerian Investasi Moris Nuaimi, dan Kepala Pusat Pengembangan Infrastruktur Wilayah Nasional BPIW Kementerian PUPR Benny Hermawan.

Baca juga:  Menko Luhut Pimpin Rapat Koordinasi tentang Update Proyek HIV Tim UGM dan Tim CP Prima

Biro Komunikasi
Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel