BeritaFotoInformasi

Wujudkan Kebijakan Yang Efisien dan Berkualitas, Kemenko Marves Adakan Bimtek

Dibaca: 51 Oleh Jumat, 9 Juli 2021Tidak ada komentar
WhatsApp Image 2021 07 09 at 11.23.09 1
#Maritim #Kemaritiman #PorosMaritimDunia #SahabatMaritim 

SIARAN PERS
No.SP-414/HUM/ROKOM/SET.MARVES/VII/2021

Marves – Jakarta, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) melalui Biro Perencanaan mengadakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Kebijakan Lingkup Kemenko Marves secara virtual (8-9 Juli 2021).

“Saya merasa Bimtek penyusunan kebijakan ini merupakan salah satu aspek yang penting dan signifikan, yang perlu kita pahami bersama, yang perlu kita pegang bersama bagi para pegawai pemerintahan khususnya di Kemenko Marves,” ucap Sekretaris Kementerian Koordinator (Sesmenko), Agung Kuswandono, dalam pembukaannya.

Sesmenko Agung kemudian mengatakan kebijakan adalah domain dari pemerintahan, karena yang mengambil kebijakan itu pemerintah. Dirinya menekankan bahwa yang disebut dengan dengan pemerintahan itu memiliki bentuk yang besar, sehingga ada pembagian antara pengambil kebijakan, penyusun kebijakan, dan pelaksana dari suatu kebijakan.

“Nah dimana posisi kita masing-masing pada saat ini, itulah yang mesti dipelajari. Jangan sampai kita yang mestinya melaksanakan kebijakan, tiba-tiba kita berani mengambil atau menyusun kebijakan baru,” jelasnya.

Menurutnya, jika hal tersebut sampai terjadi maka akan menjadi permasalahan yang besar. Untuk itu, menurut Sesmenko Agung, para peserta Bimtek harus benar-benar memahami apa yang dimaksud dengan kebijakan. Sehingga ke depan tidak ada kesalahan-kesalahan yang tidak perlu.

Baca juga:  Menko Luhut bertemu dengan Dubes Australia

Terkait dengan peserta Bimtek, Kepala Biro Perencanaan (Karoren), Arif Rahman, dalam laporan pelaksanaan kegiatan menyampaikan bahwa acara tersebut diikuti oleh para pejabat struktural eselon 3 dan staf yang terkait dengan penyusunan kebijakan.

“Pemilihan peserta Bimtek ini diselenggarakan untuk membekali, khususnya kawan-kawan di Kemenko Marves yang akan beralih fungsi dari struktural menjadi fungsional,” terang Karo Arif.

Dirinya menambahkan bahwa pelaksanaan Bimtek tersebut juga untuk menambah wawasan dan pengetahuan para peserta agar dapat menjadi bekal manakala menjabat sebagai pejabat fungsional nantinya.

Kepala Bagian Akuntabilitas Kinerja, Yetri Fermila, sebagai inisiator kegiatan mengungkapkan, “Dalam menjalankan tugas koordinasi, sinkronisasi, dan pengendalian kebijakan, maka Kemenko Marves harus didukung oleh Sumber Daya Manusia (SDM) yang mumpuni,” ucapnya.

Kabag Yetri menambahkan bahwa untuk menghasilkan kebijakan yang lebih berkualitas, maka pemahaman terhadap kebijakan dan proses penyusunan kebijakan menjadi kompetensi utama yang harus dimiliki setiap SDM di lingkup Kemenko Marves.

“Kegiatan ini selain mendapatkan teori mengenai penyusunan kebijakan dari narasumber LAN, peserta juga mempraktekkan cara identifikasi masalah, menyusun alternatif kebijakan, dan menyusun rekomendasi kebijakan,” tambah Kabag Yetri.

Baca juga:  Menko Luhut: Pemerintah Serius Mengambil Langkah Hukum Bagi yang Membuang Sampah di Laut

Dirinya kemudian menjelaskan bahwa kegiatan praktek juga didampingi oleh narasumber (Lembaga Administrasi Negara (LAN), sehingga peserta betul-betul memahami kondisi penyusunan kebijakan yang sesungguhnya. “Pemahaman tersebut akan mewujudkan penyusunan dan pengendalian kebijakan yang lebih efektif,” tegas Kabag Yetri.

Pernyataan Kabag Yetri tersebut sejalan dengan apa yang tercantum dalam Kerangka Acuan Kinerja (KAK) pelaksanaan Bimtek Penyusunan Kebijakan ini, yaitu untuk meningkatkan kualitas perencanaan program dan kegiatan, meningkatkan kualitas output kegiatan, dan meningkatkan kualitas pelaksanaan SAKIP di Kemenko Marves.

Setali tiga uang dengan pernyataan tersebut, Karo Arif menambahkan,
“Sebagaimana yang sebelumnya telah dikatakan oleh Bapak Sesmenko, serta dari apa yang diatur dalam Permenko Marves, output utama dari Kemenko Marves ini sebetulnya adalah kebijakan. Jadi pelaksanaan Bimtek ini sangatlah relevan,” tambahnya.

Karo Arif berharap, melalui Bimtek tersebut maka para peserta dapat mendapatkan pencerahan berkaitan dengan penyusunan kebijakan dengan memanfaatkan ilmu yang akan diberikan oleh para narasumber.

Terkait dengan pelaksanaan Bimtek tersebut, Sesmenko Agung menyatakan harapannya,
“Jadi nanti selain belajar tentang kebijakan, kita juga harus belajar tentang ilmu komunikasi, belajar tentang kemanusiaan. Untuk itulah saya selalu ingatkan, kita belajar ridak hanya dengan IQ yang tinggi, tapi dengan emosi yang dapat terkendali, dan dengan spiritual quotient yang baik,” harapnya.

Baca juga:  Tes CAT CPNS

Pada akhir sambutannya, Sesmenko Agung mengimbau para peserta Bimtek untuk menjadi contoh di lingkungan sekitarnya dengan menjalankan Work From Home dengan baik, terutama dengan kondisi pandemi yang meningkat harus dapat beradaptasi menjalankan kegiatan secara daring.

Biro Komunikasi
Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi

 

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel