FotoBerita DeputiDeputi 4

Wujudkan Percepatan Rehabilitasi Mangrove, Deputi PLK Kemenko Marves Lakukan Tinjauan Lapangan ke Bakal Lokasi Persemaian Mangrove Skala Besar

Dibaca: 10 Oleh Minggu, 4 April 2021Tidak ada komentar
Wujudkan Percepatan Rehabilitasi Mangrove, Deputi PLK Kemenko Marves Lakukan Tinjauan Lapangan ke Bakal Lokasi Persemaian Mangrove Skala Besar
#Maritim #Kemaritiman #PorosMaritimDunia #SahabatMaritim 

SIARAN PERS

No.SP-222/HUM/ROKOM/SET.MARVES/IV/2021

Marves—Kaltim, Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan Lingkungan dan Kehutanan, Nani Hendiarti pada hari Minggu, (04-04-2021) mendampingi Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan dan rombongan serta pejabat lainnya dari Bappenas dan BRGM mengunjungi lokasi yang bakal menjadi persemaian mangrove skala besar di Desa Saliki, Kecamatan Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara.

Kaltim memiliki lahan kritis mangrove seluas 27.243 Ha dan pemerintah menargetkan untuk menyelesaikan rehabilitasi seluruh lahan kritis tersebut sampai dengan tahun 2024. Kawasan calon persemaian ini berada di area Delta Mahakam dengan luas 38 Ha. Persemaian ini nanti akan menyuplai bibit mangrove untuk program rehabilitasi di beberapa wilayah Kaltim.

Selain itu lokasi persemaian ini dirancang tidak hanya untuk kebutuhan produksi, tapi sebagai sarana pendidikan/riset dan ekowisata serta diharapkan dapat menjadi model yang direplikasi di lokasi lain. Tenaga kerja lokal juga akan terserap dalam jumlah besar untuk persemaian ini.

Persemaian mangrove yang berada dibawah koordinasi BPDASHL Mahakam Berau ini menargetkan akan memproduksi bibit sebanyak 10 juta batang/tahun dengan mengembangkan beberapa spesies mangrove seperti Rhizophora sp, Avicennia sp, dan lain sebagainya. Dan saat ini telah ada beberapa sarana prasarana di daerah persemaian seperti mess karyawan, kantor, aula, dermaga dan rumah genset yang di lokasi demi produktivitas kawasan ini.

Baca juga:  Indonesia dan Amerika Serikat Pererat Kerja Sama di Bidang Kelautan dan Hukum Laut

Dalam kunjungannya, Deputi Nani melakukan simbolis penanaman bibit mangrove bersama pejabat kementerian dan lembaga lainnya. “Persemaian skala besar ini memang merupakan keinginan Presiden RI yang disampaikan kepada Menko Marves dalam ratas tahun lalu, bahwa Indonesia harus memiliki persemaian mangrove skala besar yang dapat dibanggakan ke dunia,” ungkapnya.

Kaltim memiliki lahan kritis paling luas di antara provinsi Kalimantan lainnya dan persemaian ini merupakan awal yang sangat baik untuk melaksanakan percepatan rehabilitasi mangrove di wilayah Kaltim dan semoga dapat direplikasi di wilayah lainnya. Diharapkan, persemaian ini mampu memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar dan juga bagi kelestarian alam kedepannya.

Biro Komunikasi
Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel