Berita DeputiDeputi 5

Wujudkan Sinergi Ekosistem Ekraf, Kemenko Marves Koordinasikan Digitalisasi Jejaring Ekraf

Dibaca: 31 Oleh Senin, 10 Mei 2021Tidak ada komentar
Wujudkan Sinergi Ekosistem Ekraf, Kemenko Marves Koordinasikan Digitalisasi Jejaring Ekraf
#Maritim #Kemaritiman #PorosMaritimDunia #SahabatMaritim 

No.SP-322/HUM/ROKOM/SET.MARVES/V/2021

Pengembangan industri ekonomi kreatif (ekraf) membutuhkan keterlibatan dan sinergi banyak pihak. Tidak hanya semata peran pelaku industri ekraf saja, namun sinergisitas dengan stakeholder serta akademisi penting untuk tercipta.

Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) melalui Deputi Bidang Koordinasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dalam mewujudkan hal tersebut mengadakan Rapat Koordinasi Pemetaan Data Jejaring Portal Nasional Interaktif Creative Space Indonesia Networking (PONI CSIN) (10-05-2021).

“PONI-CSIN ini penting karena merupakan wadah dan ruang diskusi terkait ekosistem ekraf di Indonesia. Ini sebuah proses interaktif yang kita buat untuk membangun ekonomi kreatif secara berkelanjutan,” ucap Asisten Deputi (Asdep) Pengembangan Ekonomi Kreatif Kemenko Marves, Sartin Hia.

Asdep Sartin kemudian menjelaskan cakupan ekosistem ekraf yang dimaksud meliputi dari hilirisasi produk, inkubasi bisnis, ruang diskusi kreatif, dan komunitas ekraf.
“PONI-CSIN ini juga merupakan janji Presiden RI Nomor 102 untuk membentuk creative space,” tambahnya.

Menurut Asdep Sartin, hal lain yang menjadikan PONI-CSIN tersebut adalah fungsinya yang dapat menyatukan seluruh jejaring ekonomi kreatif yang tersebar, serta dari sudut pandang pemerintahan dapan memperkuat capaian kinerja dari sektor ekraf.

Baca juga:  Asdep Amalyos Bahas Peran Kemenko Marves Dalam Poros Maritim Dunia

Sehubungan dengan penyatuan jejaring ekosistem ekonomi kreatif, Kepala Bidang (Kabid) Inovasi Pengembangan Produk Kemenko Marves, Trukan Sri Bahukeling, menyatakan,
“Keberadaan portal ini adalah salah satu cara kita mencoba mendigitalisasi pola pembinaan, pola sosialisasi, pola sinergi khususnya oleh Kemenko Marves. Sehingga ini adalah salah satu pilot projek untuk menyinergikan jejaring ekonomi kreatif secara digital yang membuka ruang interaksi dan kerjasama baik sesama pelaku ekraf, juga Pemerintah dan pihak lainnya,” ucap Kabid Trukan.

“Terkait dengan digitalisasi ekraf, kami (Kementerian Informasi dan Teknologi) diamanatkan untuk mendorong terbentuknya Indonesia Digital Nation. Karena memang di sinilah kekuatan ekonomi Indonesia di masa depan,” terang Direktur Pemberdayaan Informatika Kominfo, Bonifasius Wahyu Fujianto.

Dirinya menambahkan bahwa Indonesia merupakan lahan subur untuk pengembangan ekonomi digital, namun perkembangan ekosistemnya belum sekondusif negara-negara tetangga.

“Semoga dengan pengembangan portal yang memungkinkan adanya sinergi dari ekosistem ekonomi kreatif ini, perkembangan ekraf akan lebih baik dan kuat,” sambung Kabid Trukan.

Manfaat dibangunnya PONI-CSIN menurut Asdep Sartin, adalah untuk menjadi portal nasional interaktif yang memperkuat sinergi seluruh ekosistem kretaif sehingga mendukung capaian kinerja pemerintah.

Baca juga:  Di Depan Mahasiswa Menko Luhut Sosialisasikan Poros Maritim

“Untuk pengelolaan kelembagaan, tentu kami dari Kemenko Marves melaksanakan koordinasi kepada portal CSIN pada pertemuan regular forum koordinasi CSIN itu sendiri dan tentu kita harapkan disini teman-teman dari Kemenparekraf, Kominfo, dan kemenBUMN, mampu mengampu dan melaksanakan koordinasi dengan K/L dan pemda secara merata di seluruh Indonesia,” tambah Asdep Sartin.

Menurutnya, apabila pengelolaan kelembagaan CSIN ini dapat dilakukan dengan baik, maka pemerintah akan mendapatkan manfaat dari seluruh sinergisitas serta akan mengangkat pertumbuhan ekonomi kreatif di Indonesia.

Merespon pengelolaan kelembagaan, menurut Koordinator Bidang Perencanaan dan Pengembangan Sistem Infornasi Pusdatin Kominfo, Menhariq Noor mengatakan,
“Langkah Kemenko Marves untuk mengajak Kemenparekraf, Kominfo, KemenBUMN, untuk duduk bersama kemudian membicarakan integrasi dan sinergisitas sumber data berbagi pakai sangat bagus untuk mendukung pembuatan portal ini,” ucapnya.

“Pada kesempatan ini, nanti akan ada tim teknis yang bersama kita akan merancang agar portal ini bisa menjadi wadah interaktif,” sambung Kabid Trukan.

Dirinya menambahkan bahwa portal ini bisa dimanfaatkan oleh sesama jejaring ekraf untuk bekerja sama, dan saling berkomunikasi.

Baca juga:  Hadiri Launching GIB, Menko Luhut: Lupakan Politik, Fokus Peduli Sampah

“Oleh karenanya melalui kegiatan ini kami turut mengundang perwakilan dari asosiasi untuk memberikan masukan dan saran untuk mengembangan portal ini,” tambah Kabid Trukan.

Diakhir sambutannya, Asdep Sartin menyampaikan apresiasinya terhadap kerja tim pemrakarsa,

“Kami mengucapkan terima kasih kepada tim kami sebagai pemrakarsa, Ibu Trukan selaku kabid yang mencoba memberikan konsep dasar ini untuk kita angkat dan kita diskusikan. Karena menurut kami ini sangat penting, karena ekraf merupakan salah satu sektor yang memberikan kontribusi besar bagi bangsa kita,” ucap Asdep Sartin.

Portal Nasional interaktif ini dibangun dengan pendekatan partisipatif, sehingga dalam pengembangannya diupayakan pelibatan seluruh pemangku kepentingan dan pemanfaatan yang memudahkan penggunanya kelak.

Biro Komunikasi

Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel