7000 Keramba Milik Rakyat Tersebar di Danau Toba

7000 Keramba Milik Rakyat Tersebar di Danau Toba
Maritim - Kabupaten Simalungun terdiri dari 31 kecamatan, 310 desa/nagori dan 21 kelurahan. Luas wilayah Kabupaten Simalungun adalah 4.386,60 Km persegi atau sekitar 6,12 persen dari luas wilayah Provinsi Sumatera Utara, dengan jumlah penduduk 855.591 jiwa. Potensi perikanan air tawar Simalungun tersebar di Danau Toba besar. Ada dua perusahaan besar yang menanamkan investasi di sektor perikanan di daerah ini. Dan sekitar 7000 keramba milik rakyat. Satu di antaranya Keramba Jaring Apung (KJA) PT Suri Tani Pemuka, berlokasi di Tambun Raya Kabupaten Simalungun Sumut memiliki luas area 24,984 m2. Dan sudah dioperasikan semenjak tahun 2012. Sedangkan lokasi KJA di Tigaras luas 15,274 meter persegi, sementara tidak dioperasikan dan di Sopolha seluas 14,256 m2 belum dioperasikan. Kabag Humas Kemenko Maritim dan Sumber Daya Shahandra Hanityo meninjau pembenihan, pengolahan dan pembesaran ikan di Keramba Jaring Apung PT Suri Tani Pemuka di Kab Simalungun, pada hari Selasa dan Rabu 22-23 Maret 2016. Kunjungan ini dalam rangka melihat secara langsung dampak lingkungan kegiatan pembenihan, pembesaran dan pengolahan Perusahaan ini merupakan anak PT Jafpa Group yang bergerak di bidang perikanan (Ikan Nila) mulai dari penetasan, pembesaran, pendinginan, dan pembungkusan untuk diekspor ke Amerika. Shahandra Hanityo berharap keberadaan perusahaan berinvestasi besar ini dapat menjaga lingkungan khususnya pencemaran air Danau Toba yang akan dikembangkan menjadi salah satu Destinasi Wisata Nasional. Ini dilakukan untuk memberikan kemajuan bagi daerah, terutama peningkatan kesejahteraan masyarakat. "Pemerintah Pusat sangat mendukung investasi yang menjaga lingkungan perairan, khususnya perairan Danau Toba yang akan dikembangkan ini, dan memberi banyak manfaat bagi masyarakat," kata Shahandra. (Maritim/Ef/Arp)